MATARAM, - Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) mengumumkan penutupan seluruh jalur pendakian Gunung Rinjani, mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.Langkah ini diambil sebagai upaya mitigasi risiko bencana hidrometeorologi, serta pemulihan ekosistem di kawasan taman nasional tersebut.Berdasarkan surat pengumuman nomor PG.8/T.39/TU/KSA.04.01/B/12/2025, penutupan ini akan berlangsung selama 3 bulan, terhitung mulai 1 Januari hingga 31 Maret 2026.Baca juga: Pendaki 18 Tahun Jatuh dan Meninggal di Gunung Rinjani, Mendaki secara IlegalPengumuman penutupan yang dibagikan melalui instagram @btn_gn_rinjani menjelaskan, keputusan ini merujuk pada informasi prakiraan cuaca dari BMKG Stasiun Klimatologi Klas I Mataram.Saat ini, wilayah Nusa Tenggara Barat sedang memasuki masa peralihan menuju musim hujan dengan potensi cuaca ekstrem.Termasuk hujan lebat dan angin kencang yang dapat memicu bencana banjir, tanah longsor, hingga angin puting beliung.Baca juga: Pendaki Berusia 18 Tahun Tewas Terjatuh di Jalur Aik Berik Gunung RinjaniSelain faktor keselamatan pengunjung, penutupan rutin tahunan ini bertujuan untuk pemulihan ekosistem.Tanpa adanya aktivitas manusia, flora dan fauna di kawasan Rinjani memiliki kesempatan untuk beregenerasi secara alami.Penutupan berlaku di 6 pintu masuk resmi pendakian, yaitu:Senaru (Lombok Utara)Torean (Lombok Utara)Sembalun (Lombok Timur)Timbanuh (Lombok Timur)Tetebatu (Lombok Timur)Aik Berik (Lombok Tengah)Bagi masyarakat atau wisatawan yang berencana melakukan aktivitas sebelum penutupan, berikut adalah jadwal penting yang harus dipatuhi.Batas Akhir Booking Tiket (eRinjani):28 Desember 2025, pukul 23.59 WITABatas Akhir Check-in: 31 Desember 2025Batas Akhir Check-out: 3 Januari 2026Baca juga: Walhi Sebut Fenomena Air Terjun Dadakan di Lereng Rinjani akibat Kurangnya Resapan AirPihak Balai TNGR meminta seluruh calon pendaki dan pelaku jasa wisata (TO, Guide, dan Porter) untuk mematuhi aturan ini demi keselamatan bersama."Mari kita dukung upaya konservasi ini. Rinjani bukan hanya untuk dikunjungi hari ini, tetapi dijaga untuk generasi esok," tulis BTNGR di keterangan tersebut.Artikel ini telah tayang di TribunLombok.com dengan judul BTNGR Umumkan Penutupan Pendakian Rinjani Mulai 1 Januari hingga Maret 2026.
(prf/ega)
Pendakian Gunung Rinjani Ditutup Mulai 1 Januari 2026 untuk Pulihkan Ekosistem
2026-01-12 07:10:55
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:11
| 2026-01-12 07:08
| 2026-01-12 06:51
| 2026-01-12 06:35
| 2026-01-12 05:42










































