4 Manfaat Memelihara Kucing Menurut Sains

2026-01-11 03:27:52
4 Manfaat Memelihara Kucing Menurut Sains
- Banyak orang di seluruh dunia, termasuk di Indonesia, adalah penyuka kucing. Menurut sains, ada banyak manfaat memelihara kucing.Meski kucing sering membangunkan kita dini hari untuk meminta makan, atau muntah di karpet yang baru dibersihkan, terkadang mencakar perabot, namun sekitar 23 persen orang di dunia mengaku dirinya sebagai cat lovers.Pertanyaannya, mengapa begitu banyak orang rela hidup bersama hewan kecil yang kadang menyebalkan, bahkan harus mengeluarkan biaya beser untuk merawatnya?Para pencinta kucing mungkin tidak membutuhkan bukti ilmiah untuk menjelaskan rasa sayangnya. Namun penelitian menunjukkan bahwa kehadiran kucing memberikan banyak manfaat bagi kesehatan fisik dan mental manusia.Baca juga: 7 Arti Posisi Tidur Kucing yang Perlu Diketahui, Ada Bola dan SupermanBerikut ini adalah deretan manfaat memelihara kucing di rumah menurut sains sebagaimana dilansir dari Healthline:Kucing memberi kita rasa nyaman dan mengurangi kesepian. Tingkah mereka yang lucu, sering menjadi hiburan tersendiri. Tak heran video kucing mendominasi internet.Generasi Milenial dan Gen Z bahkan semakin menganggap kucing sebagai bagian keluarga. Survei 2024 menyebut 82 persen pemilik hewan peliharaan memperlakukan hewan mereka seperti anak sendiri. Banyak pula yang merayakan ulang tahun kucing layaknya manusia.Interaksi dengan kucing terbukti meningkatkan suasana hati dan mengaktifkan bagian otak yang berhubungan dengan kebahagiaan psikologis. Sebuah penelitian bahkan menemukan bahwa pemilik kucing cenderung mengalami lebih sedikit emosi negatif dan perasaan terasing.Manfaat kucing bagi manusia kedua adalah bisa jadi obat stress. Berinteraksi dengan kucing terbukti menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dan menstabilkan tekanan darah.Dalam sebuah penelitian, 120 pasangan diuji dengan tugas menegangkan, seperti mengerjakan soal matematika sambil merendam tangan dalam air es. Hasilnya, pemilik kucing memiliki detak jantung dan tekanan darah lebih rendah, bahkan sebelum tes dimulai.Saat kucing berada di ruangan, pemiliknya terlihat lebih tenang, membuat lebih sedikit kesalahan, dan pulih lebih cepat dari stres.Bahkan hanya 10 menit bermain atau membelai kucing sudah cukup untuk mengurangi denyut jantung dan tekanan darah. Efeknya semakin kuat jika seseorang telah memelihara kucing selama lebih dari dua tahun.Meski begitu, kucing bukan pengganti terapi profesional atau pengobatan medis bagi mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental.Baca juga: Cara Melatih Kucing Peliharaan Mengenali NamanyaHubungan antara manusia dan kucing dapat memperkuat kemampuan seseorang membangun kedekatan dengan sesama, itu juga merupakan salah satu manfaat memelihara kucing di rumah.Bagi sebagian pemilik, kucing menjadi bagian dari jaringan sosial mereka, sumber kenyamanan, dukungan emosional, dan kehangatan.Penelitian juga menunjukkan bahwa pemilik kucing cenderung lebih imajinatif, ingin tahu, namun lebih introvert. Bagi mereka yang memiliki kecemasan sosial, kehadiran kucing dapat membantu menciptakan rutinitas yang menenangkan dan rasa aman.Selain manfaat kucing bagi manusia secara emosional, kucing juga berkontribusi pada kesehatan fisik. Banyak pemilik kucing kini mulai mengajak peliharaannya beraktivitas di luar ruangan menggunakan tali kekang.Kebiasaan ini membantu pemilik sekaligus kucing mendapatkan udara segar dan aktivitas ringan. Salah satu manfaat paling unik dari kucing adalah dengkuran.Suara ini berada pada frekuensi 25–150 Hertz. Menurut penelitian, dengkuran pada frekuensi 25–50 Hertz dapat merangsang otot dan membantu penyembuhan tulang.Ketika kucing mendengkur di pangkuan Anda, selain menunjukkan rasa nyaman, tubuh Anda juga mungkin turut menerima efek relaksasi dari getaran tersebut.Baca juga: Kenapa Kucing Suka Mengikuti Pemiliknya ke Kamar Mandi?


(prf/ega)