Tahun Depan, Akad Rumah Subsidi 62.000 Unit Digelar di Jawa Tengah

2026-01-12 06:21:22
Tahun Depan, Akad Rumah Subsidi 62.000 Unit Digelar di Jawa Tengah
JAKARTA, - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara berencana melaksanakan akad massal rumah subsidi bagi jilid III untuk 62.000 rumah subsidi di Provinsi Jawa Tengah (Jateng) antara Juni 2026-Juli 2026.Ini disampaikan Ara dalam sambutannya pada akad 50.030 rumah subsidi di Serang, Banten, Sabtu .Baca juga: Prabowo Resmikan Akad Massal 50.030 Rumah Subsidi Serentak di Banten"Izin Pak (Prabowo) dengan beberapa titik seluruh Indonesia 62.000 (rumah subsidi). Jadi totalnya 6+2=8 angka kesukaan Bapak Presiden," tutur dia."Karena tugasnya Menteri selain menyenangkan rakyat, juga menyenangkan Presiden, Pak. Supaya Presidennya juga semangat, Pak," kata Ara sambil tertawa.Hari ini, 20 Desemberr 2025, Presiden Prabowo Subianto meresmikan akad massal 50.030 rumah subsidi di Perumahan Pondok Banten Indah (PBI), Serang, Banten.Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Prabowo, didampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara dan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).Baca juga: Prabowo Tambah Anggaran Perumahan Rp 10 Triliun, Targetkan Bedah Rumah 400 Ribu UnitDari jumlah tersebut, 300 akad dilakukan di lokasi acara diikuti oleh 11 bank penyalur, sedangkan sisanya 49.730 akad lainnya akan berlangsung secara daring.Ini diikuti 39 bank penyalur yang tersebar di 33 provinsi di 110 titik di kabupaten/kota yang tersebar di seluruh Indonesia.Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan ini merupakan bentuk upaya dan usaha Pemerintah dalam membantu masyarakat Indonesia yang ingin hidup terjormat, layak, dan berkualitas. “Dan ini tekad kita, ini perjuangan kita bersama. Kali ini saya ucapkan terima kasih ke semua pihak yang hari ini bersatu, sehingga kita bisa memberi suatu kualitas hidup kepada rakyat kita,” tutur Prabowo dalam acara tersebut.Menurut Prabowo, ini merupakan usaha yang sangat membanggakan walaupun masih jauh bila dibandingkan dengan yang harus dicapai.


(prf/ega)

Berita Lainnya