Pembiayaan Pinjol Melonjak, Porsi Produktif Baru 34 Persen

2026-01-12 04:01:34
Pembiayaan Pinjol Melonjak, Porsi Produktif Baru 34 Persen
JAKARTA, - Industri pinjaman online (pinjol) kembali mencatat pertumbuhan dua digit pada 2025.Data terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan outstanding pembiayaan pinjaman daring mencapai Rp 90,99 triliun per September 2025, tumbuh 22,16 persen secara tahunan (year on year/yoy).Jika digabung dengan fasilitas beli sekarang bayar nanti (buy now pay later/BNPL atau paylater) yang disalurkan perusahaan pembiayaan, total utang masyarakat melalui pinjol dan paylater per September 2025 mencapai sekitar Rp 101,3 triliun.Baca juga: Sasar Segmen Unbankable, Adakah Alternatif Pembiayaan Selain Pinjol?PIXABAY/FIRMBEE Ilustrasi pinjaman online atau pinjol, pinjaman daring.OJK dalam keterangan resmi Rapat Dewan Komisioner (RDK) Oktober 2025 menyebut outstanding pembiayaan industri pinjaman daring pada September 2025 mencapai Rp 90,99 triliun, dengan laju pertumbuhan 22,16 persen (yoy).Tingkat wanprestasi 90 hari (TWP90) secara agregat tercatat sebesar 2,82 persen, naik dari posisi Agustus 2025 yang sebesar 2,60 persen.Sebelumnya, OJK melaporkan outstanding pembiayaan pinjaman daring pada Agustus 2025 berada di level Rp 87,61 triliun, tumbuh 21,62 persen yoy, dengan TWP90 sebesar 2,60 persen.Rangkaian data itu menggambarkan tren kenaikan bertahap sepanjang tahun. Pada Februari 2025, outstanding pendanaan pinjaman daring tercatat Rp 80,07 triliun.Baca juga: Daftar Pinjol Resmi OJK Desember 2025, Total 95 Perusahaan LegalAdapun outstanding industri pinjol mencapai Rp 83,52 triliun per Juni 2025, dengan pertumbuhan tahunan sekitar 25,06 persen.Secara bulanan, nominal utang pinjol naik 3,86 persen pada September 2025, dari Rp 87,61 triliun pada Agustus menjadi Rp 90,99 triliun pada September 2025.


(prf/ega)