KUPANG, - Suasana di Pengadilan Militer III-15 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendadak tegang usai sidang pembacaan pleidoi atau nota pembelaan terdakwa kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan Prada Lucky Chepril Saputra Namo, Rabu .Kemarahan keluarga Prada Lucky memuncak setelah Letnan Satu (Lettu) Ahmad Faisal, salah satu terdakwa, menyampaikan pembelaannya di hadapan majelis hakim.Dalam pleidoinya, Faisal mengemukakan tiga poin, yakni dirinya sebagai tulang punggung keluarga sejak ayahnya meninggal, tanggung jawabnya membiayai ibu dan adiknya, serta riwayat pengabdian dalam satuan tugas bantuan pascagempa Lombok pada 2018.Faisal juga menyebut bahwa dirinya telah memberikan santunan kepada keluarga almarhum Prada Lucky.Baca juga: Pembelaan Terdakwa Penganiaya Prada Lucky, Lettu Ahmad Faisal: Saya Tulang Punggung KeluargaNamun, pembelaan yang disampaikan terdakwa tersebut justru melukai perasaan keluarga Prada Lucky.Tak lama setelah sidang selesai, keluarga Prada Lucky mendatangi area depan ruang tahanan.Di sanalah, duka yang selama ini tertahan berubah menjadi luapan amarah seorang ibu yang kehilangan anaknya.Ibunda almarhum Prada Lucky Namo, Paulina Sepriana Mirpey, dengan suara bergetar penuh amarah, melontarkan kata-kata keras kepada Lettu Ahmad Faisal.“Seenak udelmu kau bicara. Kau pikirkan ibumu. Saya juga pikirkan anak saya. Saya tidak akan pernah memaafkan kamu, Lettu Faisal,” ujar Paulina dengan mata berkaca-kaca.Baca juga: Tanpa Otopsi, Penyebab Kematian Prada Lucky Dipersoalkan dalam Sidang Pembelaan TerdakwaPaulina mengatakan, hatinya hancur mendengar alasan-alasan pembelaan yang disampaikan para terdakwa.Dia menegaskan bahwa sebagai seorang ibu, dirinya telah berjuang setengah mati membesarkan anaknya hingga menjadi prajurit TNI.“Saya berjuang mati-matian sampai anak saya jadi tentara. Kalau dia salah, pecat dia dan kembalikan ke saya. Jangan kalian bunuh,” katanya.Dengan suara meninggi, Paulina menyampaikan bahwa para terdakwa masih bisa bertemu keluarga mereka, sementara dia harus menerima kenyataan pahit kehilangan anak untuk selamanya.“Kamu masih bisa lihat ibumu. Saya hanya bisa lihat kuburan anak saya. Kalian tidak punya hati,” ucapnya lirih namun penuh penekanan.Baca juga: Dari Hanger hingga Selang dan Cabai, Oditur Ungkap Detik-detik Penyiksaan Prada Lucky di SidangHingga akhir luapan emosinya, Paulina menegaskan bahwa dia tidak akan pernah memaafkan Lettu Ahmad Faisal.
(prf/ega)
Ibunda Prada Lucky Geram Dengar Pleidoi Terdakwa: Kalian Tak Punya Hati
2026-01-12 05:03:58
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 05:21
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 04:00
| 2026-01-12 02:52










































