Menjelang Nataru, Rano Akui Harga Ayam dan Telur Masih Tinggi

2026-01-12 05:09:58
Menjelang Nataru, Rano Akui Harga Ayam dan Telur Masih Tinggi
JAKARTA, — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mencatat masih adanya kenaikan harga sejumlah komoditas pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).Dua komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah ayam dan telur. Meski demikian, pemerintah memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman hingga awal 2026.Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno menjelaskan, kenaikan harga ayam dan telur tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh momentum Natal dan Tahun Baru.Baca juga: Rano Karno Ungkap PMI dan Baznas Jakarta Sudah Bergerak Bantu Bencana Sumatera "Memang kalau ayam mungkin tadi kami tanya kenaikannya bukan karena Nataru (Natal dan Tahun Baru), tapi memang sudah 4-5 bulan lalu harga ayam memang meningkat. Kalau telur juga seperti itu," jelas Rano, di Pasar Senen Blok III, Senin .Berdasarkan pantauan di lapangan, harga telur ayam saat ini berada di kisaran Rp 30.000 per kilogram. Sementara itu, harga ayam potong dijual sekitar Rp 50.000 hingga Rp 60.000 per ekor.Meski terjadi kenaikan harga, Rano memastikan ketersediaan stok pangan di Jakarta masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat hingga Januari 2026."Masalah stok pangan dulu. Alhamdulillah stok cukup, artinya ada dan menjadi kebutuhan dasar masyarakat Jakarta bisa terpenuhi," ucap Rano Karno."Kalau stok ini mudah-mudahan sampai Januari ada. Januari ada kita stok, kita pantau terus dari mulai beras, semua komponen ada," ungkap Rano.Untuk menekan dampak kenaikan harga pangan terhadap daya beli masyarakat, Pemprov Jakarta menyiapkan sejumlah langkah intervensi, salah satunya melalui penyelenggaraan pasar murah dan program pangan bersubsidi.Baca juga: Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan di Jakarta Aman Jelang Natal dan Tahun Baru 2026"Kalau yang namanya harga naik tidak bisa kita hindari, banyak faktor. Cuaca, kemudian infrastruktur, kemudian banyak sekali faktor. Tapi inilah kita menjaga daya tahan kita kan. Oh iya, kita akan mengadakan pangan subsidi. Kita akan mengadakan pangan subsidi," lanjut Rano.Pemprov Jakarta berharap langkah-langkah tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.


(prf/ega)