– Pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) serentak di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur (Jatim) dinilai bukan sekadar rutinitas organisasi. Langkah masif itu dipandang sebagai pesan politik kuat tentang disiplin dan soliditas partai di tengah perubahan lanskap politik nasional yang kian dinamis.Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menilai, konsolidasi itu menegaskan kembali kontrol struktural dan kesatuan gerak organisasi dari tingkat pusat hingga daerah.“Konferda dan konfercab serentak ini adalah pesan bahwa PDIP bukan partai yang berjalan sendiri-sendiri di daerah,” ucapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu . Dalam perspektif komunikasi politik, kata Surokim, langkah tersebut menjadi penanda bahwa PDI-P ingin memastikan seluruh struktur partai bergerak dalam satu ritme, satu frekuensi, dan satu garis ideologis yang sama.Baca juga: PDI-P Jatim Akan Gelar Konferda dan Konfercab Serentak, Bahas Suksesi hingga Program Strategis Partai“Ini satu organisasi yang terhubung secara struktural dan ideologis, dengan disiplin dan ketertiban sebagai fondasi utama,” terangnya.Surokim menjelaskan, kedisiplinan dan soliditas partai saat ini sangat relevan di tengah situasi politik nasional yang dinamis.Dinamika itu ditandai dengan perubahan cepat, fragmentasi preferensi pemilih, serta meningkatnya kompetisi antarpartai. Dalam kondisi seperti ini, partai politik yang tidak memiliki konsolidasi internal yang kuat berisiko kehilangan arah dan daya tahan politiknya.Surokim juga menilai, konsolidasi serentak tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan PDI-P dalam menghadapi tantangan eksternal yang semakin kompleks.Tantangan itu mencakup dinamika elektoral, perubahan perilaku pemilih yang semakin rasional, hingga penetrasi politik digital yang mengubah cara partai berkomunikasi dengan publik.Baca juga: PAC PDI-P Pasuruan Laporkan Pengurus DPC ke Kejaksaan Terkait Dana Banpol Rp 3,2 MiliarDi sisi lain, dinamika internal sebuah partai terus terjadi. Surokim tidak menampik konferensi serentak berpotensi memunculkan tarik-menarik kepentingan antarkader, khususnya terkait regenerasi dan pengisian posisi strategis di tingkat daerah. Namun, ia menegaskan, dinamika tersebut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan organisasi politik yang besar dan matang.“Di sinilah ujian kedewasaan partai. Konflik kepentingan dalam perebutan jabatan adalah hal yang wajar,” imbuh Surokim. Dia mengatakan, kedewasaan partai ditentukan dari cara partai mengelola konflik melalui mekanisme organisasi yang tertib dan diterima sebagai keputusan bersama.
(prf/ega)
PDI-P Jatim Gelar Konferda-Konfercab Serentak, Pengamat: Sinyal Satu Komando Hadapi Politik Nasional
2026-01-12 04:15:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:24
| 2026-01-12 03:37
| 2026-01-12 03:09
| 2026-01-12 03:08
| 2026-01-12 02:13










































