LHOKSEUMAWE, – Pascabencana yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga menghadapi tantangan dalam pola suplai dan distribusi energi akibat akses jalan yang terputus.Meskipun akses darat dari Lhokseumawe menuju Banda Aceh masih dalam tahap perbaikan, Pertamina tetap berkomitmen menjaga pasokan energi, khususnya elpiji.Sebagai langkah untuk menjaga kelancaran distribusi, Pertamina mengirim elpiji melalui jalur laut dengan menyeberangkan mobil tangki elpiji (skid tank) dari Lhokseumawe ke Banda Aceh.“Dalam kondisi pascabencana, Pertamina Patra Niaga melakukan pengiriman elpiji dari Lhokseumawe ke Banda Aceh melalui moda laut dengan menggunakan dua kapal, yakni Kapal Wira Loewisa dan Kapal Aceh Hebat 2, yang membawa total 24 unit skid tank,” ujar Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut), Sunardi, Rabu .Baca juga: 103 Titik Longsor di Aceh Belum DitanganiSunardi menjelaskan, kapal Wira Loewisa mengangkut 16 unit skid tank, sementara Kapal Aceh Hebat 2 mengangkut 8 unit skid tank, sehingga total sebanyak 24 skid tank telah dikirimkan.Setiap skid tank memiliki kapasitas muatan sekitar 15 metrik ton elpiji.“Dengan total 24 skid tank berkapasitas masing-masing 15 metrik ton, maka elpiji yang dikirimkan mencapai sekitar 360 ton. Saat ini kami terus melakukan skema Ro-Ro (Roll On-Roll Off) dari Lhokseumawe ke Banda Aceh untuk segera didistribusikan ke 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh,” jelasnya.Sebanyak 360 ton elpiji tersebut nantinya akan didistribusikan dalam bentuk tabung-tabung elpiji, dengan jumlah lebih dari 30 ribu tabung elpiji ukuran 12 kilogram, guna memenuhi kebutuhan masyarakat di Provinsi Aceh.Baca juga: Pencarian Jenazah Korban Banjir di Aceh Utara Terkendala Ambulans RusakSunardi menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji.Pasokan sebesar 360 ton tersebut diharapkan dapat mengamankan kebutuhan elpiji masyarakat untuk beberapa hari ke depan.“Pertamina Patra Niaga berkomitmen penuh untuk menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi elpiji guna memenuhi kebutuhan harian masyarakat, khususnya di wilayah terdampak pascabencana,” tambah Sunardi.Lebih lanjut, Sunardi berharap agar akses jalan yang menghubungkan Lhokseumawe dan Banda Aceh dapat segera pulih sehingga pola distribusi elpiji dapat kembali normal.“Apabila sarana dan prasarana jalan telah sepenuhnya pulih, kami memastikan penyaluran elpiji kepada masyarakat, khususnya di 10 kabupaten/kota di Provinsi Aceh, dapat berjalan lebih optimal,” tutup Sunardi.
(prf/ega)
Pertamina Patra Niaga Kirim 360 Ton Elpiji Lewat Laut ke Banda Aceh
2026-01-11 22:56:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:19
| 2026-01-11 21:58
| 2026-01-11 21:51
| 2026-01-11 21:34










































