Bantu Penanganan Banjir di Sumbar, SAR Palembang Berangkatkan 15 Personel Rescue

2026-01-12 04:35:56
Bantu Penanganan Banjir di Sumbar, SAR Palembang Berangkatkan 15 Personel Rescue
PALEMBANG,  - Kantor Search and Rescue (SAR) Palembang memberangkatkan 15 personel untuk membantu proses evakuasi korban banjir bandang yang ada di Sumatera Barat (Sumbar).Sebanyak 15 orang tim tersebut diberangkatkan dengan menggunakan dua unit mobil menggunakan jalur darat.Mereka juga dilengkapi peralatan SAR untuk memperkuat upaya pencarian para korban.Baca juga: 16 Ruas Jalan Rusak Akibat Bencana Hidrometeorologi di Sumbar, Ini RinciannyaKepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin mengatakan, 15 personel tersebut diberangkatkan pada Sabtu malam.Mereka saat ini diperkirakan sudah sampai ke lokasi bencana karena estimasi perjalanan sekitar 30 jam lebih."Tim diberangkatkan untuk membantu penanganan bencana di Sumbar akan dilakukan lebih cepat dan efektif secepat mungkin,"kata Raymond, dalam keterangan tertulis, Senin .Baca juga: Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi LPG di Wilayah Terdampak Bencana Aceh, Sumut, dan SumbarRaymond menjelaskan, seluruh unsur Basarnas dilibatkan dalam penanganan bencana banjir di wilayah Sumatera termasuk Aceh.Saat ini, mereka pun fokus untuk penanganan Banjir di Sumatera Barat berdasarkan instruksi dari Basarnas."Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, secara resmi memerintahkan Kantor SAR Palembang selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) untuk memberangkatkan 15 orang personil rescue lengkap beserta peralatan SAR untuk memperkuat pelaksanaan Operasi SAR di Sumbar,"ujarnya.Baca juga: Data Kemendikdasmen: Lebih 1.000 Sekolah Terdampak Bencana Aceh, Sumbar, dan SumutDiberitakan sebelumnya, per 30 November 2025, tercatat sudah ada 442 orang tewas akibat banjir di Sumatera dan 402 orang masih hilang. Jumlah korban banjir Sumatera ini disampaikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) lewat siaran pers, Minggu . Di Sumut Di Sumatera Utara, tercatat 217 jiwa meninggal dunia hingga saat ini.Korban meninggal dunia ini tersebar di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Kota Sibolga, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Kota Padang Sidempuan, Deli Serdang, dan Nias. “Korban jiwa untuk Sumatera Utara 217 yang meninggal dunia kemudian 209 yang masih hilang,” ungkap Kepala BNPB, Suharyanto, lewat siaran pers. Di Sumatera Barat, tercatat 129 jiwa meninggal dunia, 118 hilang, dan 16 luka-luka.


(prf/ega)