MEDAN, - Jaringan internet di Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara hidup lagi setelah terputus akibat banjir. Kini, masalah komunikasi sudah teratasi.Internet kembali aktif ini disambut haru oleh warga karena bisa mengabarkan kondisi mereka kepada keluarga.Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Polda Sumut mengaktifkan 5 perangkat internet satelit atau Starlink di lokasi banjir dan longsor di Tapteng pada Sabtu .Alhasil, jaringan komunikasi yang sempat terputus sejak Senin kini kembali hidup.Baca juga: Update Korban Bencana Alam di Tapanuli Utara: 23 Meninggal, 28 HilangBerdasarkan video yang dirilis Polda Sumut, sejak Starlink dioperasikan, puluhan warga langsung memadati titik layanan darurat yang didirikan oleh personel TIK Polda Sumut.Warga tidak mampu menahan tangis saat memberitahu kondisinya kepada keluarga yang berada di luar Tapteng.Di video tersebut, banyak juga warga yang kehilangan ponsel lantaran terbawa arus banjir, mengantri untuk meminjam handphone polisi demi bisa berkomunikasi dengan keluarganya yang lain.Pemandangan serupa berulang terus menerus.Setiap telepon yang tersambung menjadi momen haru, menghidupkan kembali rasa aman dan harapan korban bencana.Baca juga: BNPB Kerahkan Operasi SAR 24 Jam di Sumut, Korban Meninggal Telah Capai 116Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan jaringan darurat yang dibangun Bid TIK Polda Sumut kini juga menjadi tulang punggung komunikasi bagi seluruh tim SAR gabungan."Polda Sumut (juga) menjadi tim pertama yang berhasil membuka kembali akses komunikasi untuk masyarakat yang terputus total dari jaringan sejak bencana melanda," ujar Ferry dalam keterangan tertulisnya.Ferry juga menjelaskan, bahwa dalam operasi bencana alam ini, Bid TIK Polda Sumut mengerahkan 60 unit HT Harris, 1 unit Mobil Repeater, 1 unit Mobil Komob, 1 unit drone, 5 unit perangkat Starlink, serta 2 unit baterai backup Starlink."Kehadiran perangkat-perangkat ini langsung menghidupkan kembali jaringan komunikasi yang sebelumnya lumpuh di sebagian besar wilayah terdampak," katanya.Dia menambahkan, mobil Repeater dan Mobil Komob yang digunakan juga untuk memperluas jangkauan radio HT, memastikan setiap informasi evakuasi pencarian korban, hingga permintaan logistik dapat tersampaikan tanpa hambatan.Kemudian, drone yang diterbangkan Bid TIK Polda Sumut turut serta memetakan area-area terisolir hingga membantu tim SAR menentukan lokasi yang harus segera mendapat bantuan.Baca juga: Update Banjir Sumut: 166 Orang Meninggal, 143 Hilang, Akses Sibolga Masih Terputus
(prf/ega)
Internet Hidup Lagi di Tapanuli Tengah, Korban Banjir Sumut Menangis Bisa Telepon Keluarga
2026-01-12 06:15:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:20
| 2026-01-12 04:56
| 2026-01-12 04:03
| 2026-01-12 03:59










































