GARUT, - Mata Titawati (29) masih sembab saat ditemui di rumahnya di Kampung Baeud Desa Samida Kecamatan Selaawi, Senin siang. Raut lelah juga tampak dari wajah Tita yang dibalut jilbab hitam serta baju gamis berwarna pink tua.Beberapa warga juga tampak masih berkumpul di rumah duka sehari setelah RAF (4) anak kedua Tita dimakamkan. Baca juga: Kematian Balita Asal Garut Picu Tanya, Ada Luka Bekas Setrika di Tubuh KorbanLokasinya tidak jauh dari rumah duka disamping makam neneknya yang belum setahun meninggal.Meski tampak lelah, Tita masih mau melayani tamu termasuk bercerita soal kepergian anaknya yang sama sekali tak pernah disangkanya.Menurut Tita semua berawal saat Jumat sore saat dirinya mendapat kabar RAF yang tinggal bersama mantan suaminya, masuk rumah sakit.Baca juga: Ibu Balita di Garut Bantah Anaknya Dianiaya, Sebut Punya Kelainan Tulang LangkaKabar ini diperoleh dari teman mantan suaminya. "Saya dapat kabar jam 5 sore, langsung berangkat ke Bandung dari Depok sampai jam 11 malam," katanya. Begitu sampai di RSU Ujung Berung Tita langsung menemui sang anak yang masih berada di Instalasi Gawar Darurat (IGD).Baca juga: Banjir Bandang di Garut, Ada Usul Normalisasi Drainase Sesampainya di IGD, perawat yang mengetahui Tita ibu kandung RAF, langsung meminta persetujuan operasi besar. "Waktu itu perawat sempat tanya ini anak kenapa sampai harus operasi besar, saya tanya mantan suami katanya jatuh," jelas Tita. Karena saat itu anaknya masih memakai baju, Tita hanya melihat luka di bagian kepala, kuping serta luka memar di kaki dan betis. Melihat hal tersebut, Tita pun langsung meminta anaknya di visum. Namun, mantan suaminya menolak, bahkan ia memohon agar anaknya tidak divisum.Saat itu Tita bersikukuh dengan sikapnya, ia juga langsung menandatangani berkas persetujuan operasi dan RAF langsung dibawa ke ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
(prf/ega)
Ibu Kandung di Garut Kaget Anaknya Tewas Penuh dengan Luka
2026-01-12 04:37:56
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:04
| 2026-01-12 03:04
| 2026-01-12 02:56
| 2026-01-12 02:43










































