Menteri PKP Lapor Prabowo: 4.295 Rumah di Aceh Hanyut

2026-01-11 04:12:05
Menteri PKP Lapor Prabowo: 4.295 Rumah di Aceh Hanyut
JAKARTA, - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyebutkan bahwa sebanyak 4.295 unit rumah di Provinsi Aceh hanyut akibat banjir bandang.Data itu disampaikan Ara kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, pada Senin .“(Aceh) yang hanyut 4.295,” ujar Ara sebagaimana disiarkan langsung di YouTube Sekretariat Presiden (Setpres) pada hari yang sama.Baca juga: Holding BUMN Danareksa Salurkan 5 Ton Beras dan Sembako untuk Korban Banjir SumateraAra mengatakan bahwa Kementerian PKP telah menerjunkan pejabat eselon I ke lapangan untuk melakukan pendataan.Selain rumah yang hanyut, hasil identifikasi itu menyatakan bahwa per Minggu terdapat 38.553 rumah di Aceh yang rusak ringan, 22.204 rusak sedang, dan 35.517 rumah rusak berat.“Total rumah terdampak 10.569,” kata Ara.Kemudian, di Sumatera Utara (Sumut), sebanyak 1.135 rumah hanyut, 19.936 rumah rusak ringan, 4.304 rumah rusak sedang, dan 4.391 rumah rusak berat.“Total rumah terdampak unit 29.796,” tutur Ara.Sementara itu, di Sumatera Barat, sebanyak 5.534 unit rusak ringan, 1.174 unit rusak sedang, 1.577 rusak berat, dan 765 hanyut.Dengan demikian, total rumah terdampak di Sumatera Barat adalah 9.150 unit rumah.“Jadi total, Bapak Presiden, yang ringan, sedang, rusak berat, dan hanyut, total 139.485 data per hari Minggu, 14 Desember 2025, jam 5 sore,” kata Ara.Lebih lanjut, Ara menyebutkan bahwa sampai saat ini, pihaknya bersama satuan TNI, Polri, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah melakukan survei di 30 lokasi yang siap dibangun hunian sementara.Lokasi tersebut tersebar di Aceh, Sumut, dan Sumbar.“Tadi yang Bapak sampaikan, sehingga prosesnya bisa cepat, kita pilih mana yang bisa jalan, sudah 30 yang kami rekomendasikan,” tuturnya.Sebagai informasi, tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumbar, dan Sumut, dilanda banjir bandang dan tanah longsor.Berdasarkan laporan BNPB, jumlah korban meninggal per Sabtu mencapai 1.003 jiwa, sementara 218 orang lainnya masih hilang.Bencana besar itu mengakibatkan ribuan rumah, fasilitas umum, dan infrastruktur rusak.Baca juga: Dampak Banjir Sumatera: 141.000 Debitur KUR Tertekan, Pemerintah Turun Tangan


(prf/ega)