Poltek Nuklir BRIN Buka Pendaftaran Jalur Prestasi, Simak Syaratnya

2026-01-16 05:18:59
Poltek Nuklir BRIN Buka Pendaftaran Jalur Prestasi, Simak Syaratnya
- Politeknik Nuklir Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka pendaftaran untuk jalur prestasi gelombang pertama 2026/2027.Dikutip dari akun Instagram resmi @polteknuklir Selasa , pendaftaran ini dibuka mulai dari 22 Desember 2025 hingga 29 Maret 2026."Poltek Nuklir membuka pendaftaran mahasiswa baru jalur prestasi gelombang 1 mulai tanggal 22 Desember 2025," demikian yang tertulis di akun Instagram resmi @polteknuklir, Selasa.Sebagai informasi, meski Poltek Nuklir merupakan perguruan tinggi vokasi Diploma 4 atau Sarjana Terapan bidang kenukliran yang berada di BRIN tetapi mahasiswa yang masuk kampus ini tidak ada ikatan dinas.Baca juga: BRIN Kirim Arsinum ke Pengungsian Bencana Sumatera, Bisa Olah Air Banjir Jadi Air MinumSehingga, mahasiswanya ketika lulus bisa memilih sendiri bidang pekerjaan yang diinginkan.Apabila berminat mendaftar Poltek Nuklir BRIN lewat jalur prestasi, berikut persyaratan yang harus dipenuhi:1. Murid kelas XII/kelas terakhir SLTA/SMA/SMK/MA/sederajat program eksakta tahun ajaran 2025/2026.2. Melampirkan surat rekomendasi kepala sekolah/madrasah sesuai dengan format yang disediakan.3. Scan rapor asli atau fotocopy rapor yang telah dilegalisir, dengan ketentuan:4. Scan sertifikat bukti prestasi tingkat kabupaten/kota, nasional, atau internasional untuk bidang akademik (lomba sains/teknik) dan nonakademik (olahraga, seni, dan lainnya), serta sertifikat Hafidz Quran.5. Sertifikat kepengurusan organisasi (jika memiliki).6. Sertifikat kompetensi (jika memiliki).7. Dokumen motivasi yang terdiri maksimal 200 kata atau 1.000 karakter, diketik dalam format words dengan menggunakan font times new roman ukuran 12. Berisi tentang:8. Pas foto formal background warna biru ukuran maksimal 100 KB dengan format jpg.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Bersamaan dengan hal tersebut, pemateri sekaligus psikolog, Muslimah Hanif mengatakan, hasil dari rapid asesmen yang dilakukan menunjukkan lebih dari 50 persen peserta menunjukkan emosi cenderung sedih.Ada sebagian dari mereka menunjukkan hasil emosi senang karena dapat bermain dan berjumla dengan teman-temannya.Hasil lain juga didapat dari wawancara informal dengan kepala sekolah dan guru. Sebagian besar dari mereka masih merasa cemas dan memerlukan bantuan untuk mengurangi rasa khawatir terkait dengan kondisi cuaca yang masih tidak menentu serta dampak dari bencana yang terjadi, ujar Muslimah.Selanjutnya, Kemendikdasmen juga akan melakukan pendampingan psikososial di beberapa titik lokasi bencana. Dengan harapan, warga satuan pendidikan terdampak bencana tetap semangat dan terbangun rasa senang dalam proses pembelajaran.DOK. KEMENDIKDASMEN Mendikdasmen Abdul Mu?ti saat mengajak siswa menyanyi bersama di tenda darurat Dusun Suka Ramai, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara .Pemulihan psikologis murid menjadi langkah penting sebelum proses belajar-mengajar dimulai kembali. Tanpa penanganan tepat, trauma ini dapat berkembang menjadi gangguan jiwa serius di kemudian hari dan menghambat potensi anak-anak dalam jangka panjang.Anak-anak dan remaja adalah kelompok sangat rentan terhadap trauma pascabencana. Mengalami banjir, kehilangan rumah, harta benda, atau bahkan orang yang dicintai dapat memicu gangguan kesehatan mental.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraPenting juga untuk diingat bahwa guru juga menjadi korban dan mengalami trauma. Guru yang lelah secara emosional atau mengalami trauma sendiri tidak akan siap untuk mengajar secara efektif, yang pada akhirnya memengaruhi siswa.Dukungan tepat dan berkelanjutan sangat penting agar anak-anak dapat memproses trauma yang mereka alami, bangkit kembali, dan melanjutkan tugas perkembangan mereka dengan baik.

| 2026-01-16 03:05