Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah Menggunung di Flyover hingga Pasar Ciputat

2026-01-11 22:10:59
Tiga Hari Tak Diangkut, Sampah Menggunung di Flyover hingga Pasar Ciputat
TANGERANG SELATAN, – Persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan kembali mencuat. Kali ini, tumpukan sampah ditemukan di sejumlah titik di kawasan Ciputat dan dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat serta membahayakan pengguna jalan.Berdasarkan pantauan Kompas.com di lapangan, setidaknya terdapat delapan titik penumpukan sampah yang digunakan warga Ciputat sebagai tempat pembuangan sementara. Kondisi terparah terlihat di kolong flyover Ciputat.Di lokasi tersebut, sampah menumpuk setinggi sekitar dua meter di atas trotoar dan melebar hingga kurang lebih 10 meter. Meski tampak tersusun rapi dalam kantong plastik dan tidak berserakan, bau tak sedap menyengat tercium kuat dari tumpukan sampah itu.Baca juga: Kematian Sopir Truk Sampah Usai Jam Kerja Panjang Picu Evaluasi Menyeluruh DLH DKISelain itu, air lindi yang keluar dari kantong-kantong plastik mengalir ke sekitar lokasi dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga.Untuk membatasi area pembuangan, warga setempat memasang tali rafia yang melintang di sepanjang tumpukan sampah."Yang pasang tali itu Pak RW karena sudah bau banget," ujar pemilik warung nasi, Agus (57), saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu .Namun, pemasangan tali rafia tersebut belum sepenuhnya efektif. Masih terlihat sejumlah warga berhenti dan membuang sampah di lokasi itu.Tak jauh dari flyover Ciputat, dua titik tumpukan sampah juga ditemukan tepat di depan Masjid Agung Al Jihad. Kondisinya serupa, sampah terbungkus plastik berwarna merah, hitam, dan putih serta tersusun rapi.Meski demikian, bau menyengat kembali menjadi keluhan utama warga dan pengguna jalan yang melintas. Tak sedikit pengendara sepeda motor menutup hidung saat melintasi kawasan tersebut.Baca juga: Di Balik Antrean Panjang Bantargebang, Nyawa Sopir Sampah Melayang"Luar biasa mengganggu, baunya menyengat banget," kata warga Ciputat, Tambunan (51), kepada Kompas.com.Sementara itu, tumpukan sampah lainnya ditemukan di kawasan Pasar Ciputat. Dua titik berada di dalam area pasar, tepatnya di Jalan H. Usman, sedangkan tiga titik lainnya berada di pinggir Jalan Aria Putra.Berbeda dengan kondisi di flyover Ciputat, tumpukan sampah di lima titik tersebut terlihat berantakan dan tidak tersusun rapi. Sampah sayuran, buah, plastik kemasan, hingga sisa daging bercampur menjadi satu.Kondisi ini memicu bau busuk yang lebih menyengat serta menarik banyak lalat yang beterbangan di sekitar tumpukan sampah.Ironisnya, di dekat lokasi tersebut terpampang spanduk larangan membuang sampah sembarangan. Dalam spanduk itu juga dicantumkan ancaman sanksi sesuai Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2019 Pasal 50A, dengan denda Rp 100.000 hingga Rp 500.000."Dilarang membuang sampah di sini!! Terlihat buang sampah di sini akan ditindaklanjuti," demikian bunyi tulisan dalam spanduk tersebut.


(prf/ega)