Niat Daftar MAN IC Serpong 2026/2027? Cek Jadwal yang Baru Saja Dirilis

2026-02-03 07:15:46
Niat Daftar MAN IC Serpong 2026/2027? Cek Jadwal yang Baru Saja Dirilis
- Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia (IC) Serpong baru saja mengumumkan jadwal pelaksanaan Seleksi Nasional Murid Baru (SNMB) tahun ajaran 2026/2027.MAN IC Serpong merupakan sekolah menengah unggulan berbasis agama yang berada di bawah naungan Kementerian Agama RI.Didirikan oleh Presiden ke-3 RI, Ir. B.J Habibie, sekolah ini secara konsisten menempati peringkat teratas pada capaian nilai UTBK dari tahun ke tahun.Sejak 2025, MAN IC Serpong menjadi pionir madrasah internasional dengan menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB) secara bertahap.Penerapan ini membuka peluang bagi para lulusannya untuk memperoleh 2 ijazah sekaligus, yakni ijazah nasional dan ijazah internasional yang diakui secara global.MAN IC Serpong membuka 2 jalur pendaftaran SNMB tahun ajaran 2026/2027, yakni jalur tes dan prestasi.Calon siswa yang mendaftar melalui jalur tes akan mengikuti seleksi berkas dan seleksi berbasis Computer Based Test (CBT). Sementara bagi pendaftar jalur prestasi, terdapat psikotes yang harus diikuti setelah dinyatakan lolos seleksi berkas.Terdapat 5 kategori prestasi yang bisa digunakan untuk mendaftar, yakni prestasi nasional pada Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI)/Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Madrasah bidang Riset (OMI Riset) tingkat nasional/Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) tingkat nasional, Juara 1, 2, dan 3 tingkat nasional pada ajang Talenta Riset oleh Puspresnas, Olimpiade internasional, dan Juara 1, 2, dan 3 tingkat nasional pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).Materi yang diujikan pada seleksi calon siswa meliputi Tes Potensi Belajar (100 menit) dan Tes Akademik (120 menit).Tes Potensi Belajar berisi penelusuran bakat minat, kepribadian, kemampuan numerik, kemampuan verbal, dan penalaran analitik. Sementara Tes Akademik menguji penalaran matematika, literasi keislaman, dan literasi membaca.Baca juga: Cara Daftar Sekolah Kedinasan 2026, Bisa Kuliah Gratis-Lulus Jadi CPNSBaik seleksi jalur prestasi maupun tes terbuka bagi lulusan terbaik MTs/SMP negeri dan swasta, serta Pendidikan Diniyah Formal (PDF) Pesantren.• Informasi dan Sosialisasi SNMB: 17 Desember 2025 – 02 Februari 2026• Pendaftaran (Online): 02 Januari – 02 Februari 2026• Seleksi Berkas: 03 Januari – 03 Februari 2026• Pengumuman Lolos Berkas: 05 Februari 2026• Psikotes: 07 Februari 2026• Pengumuman Kelulusan: 13 Februari 2026• Daftar Ulang: 23 – 28 Februari 2026• Awal Masuk Asrama: 11 Juli 2026• Informasi dan Sosialisasi SNMB: 17 Desember 2025 – 07 Februari 2026• Pendaftaran (Online): 02 Januari – 07 Februari 2026• Seleksi Berkas: 03 Januari – 08 Februari 2026• Pengumuman Lolos Berkas: 09 Februari 2026• Uji Coba Computer Based Test (CBT): 12 – 13 Februari 2026• Computer Based Test (CBT): 14 – 15 Februari 2026• Pengumuman Kelulusan: 06 Maret 2026• Daftar Ulang: 09 – 14 Maret 2026• Awal Masuk Asrama: 11 Juli 2026Madrasah/Sekolah asal siswa pendaftar wajib memiliki NPS, Sertifikat Akreditasi dari BAN-S/M, serta telah terdaftar di EMIS (bagi madrasah) dan DAPODIK (bagi sekolah) secara lengkap dan benar.Sementara bagi siswa pendaftar, diwajibkan memenuhi ketentuan berikut:


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

di sela acara peluncuran AI Innovation Hub di Institut Teknologi Bandung, Bandung, Jawa Barat, Selasa .Baca juga: Telkomsel Resmikan AI Innovation Hub di ITB, Perkuat Pengembangan AI NasionalDalam menyikapi AI Bubble, salah satu langkah konkret yang dilakukan Telkomsel adalah tidak gegabah melakukan investasi besar pada infrastruktur AI, seperti pembelian perangkat komputasi mahal, tanpa perhitungan pengembalian yang jelas.Menurut Nugroho, perkembangan teknologi AI sangat cepat, sehingga investasi perangkat keras yang dilakukan terlalu dini berisiko menjadi tidak relevan dalam waktu singkat.“Kalau kami investasi terlalu besar di awal, tapi teknologinya cepat berubah, maka pengembalian investasi (return on investment/ROI) akan sulit tercapai,” ungkap Nugie.Sebagai gantinya, Telkomsel memilih pendekatan yang lebih terukur, antara lain melalui kolaborasi dengan mitra, pemanfaatan komputasi awan (cloud), serta implementasi AI berbasis kebutuhan nyata (use case driven).Baca juga: Paket Siaga Peduli Telkomsel, Internet Gratis untuk Korban Bencana di SumateraWalaupun ancaman risiko AI Bubble nyata, Telkomsel menegaskan bahwa AI bukan teknologi yang bisa dihindari. Tantangannya bukan memilih antara AI atau tidak, melainkan mengadopsi AI secara matang dan berkelanjutan.“Bukan berarti karena ada potensi bubble lalu AI tidak dibutuhkan. AI tetap penting, tapi harus diadopsi dengan perhitungan yang matang,” tutur Nugroho.Selain mengungkap sikap perusahaan soal AI Bubble, Nugroho juga menggambarkan fenomena adopsi alias tren AI di Indonesia.Nugroho menilai adopsi AI di sini relatif lebih terukur dibandingkan fase teknologi baru sebelumnya.Pengalaman pahit pada era startup bubble, menurut dia, membuat pelaku industri kini lebih berhati-hati dalam berinvestasi, terutama dengan maraknya AI.

| 2026-02-03 06:49