MALANG, - Korban tewas akibat pesta minum-minuman keras (miras) di Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada Minggu lalu, bertambah.Dua dari belasan peserta dalam pesta miras itu, yakni Heri (40) dan Soim (42) meninggal setelah kritis di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam insiden itu menjadi tujuh orang.Sebelumnya, mereka diduga pesta miras di rumah salah satu warga di Desa Bunut Wetan bersama sekitar 20 orang. Tidak lama setelah pesta miras itu, dua orang tewas. Korban lainnya juga meninggal selang beberapa hari kemudian.Baca juga: 5 Pria di Malang Tewas Usai Pesta Miras, Polisi Uji Lab Sisa MinumanKapolsek Pakis AKP Suyanto membenarkan tewasnya Heri dan Soim tersebut, saat menjalani perawatan di rumah sakit. Ia menyebut, keduanya tewas pada Sabtu .“Korban Heri tewas dalam perawatan di RSSA pada Sabtu siang pukul 14.05 WIB. Sedangkan Soim meninggal dunia sekitar pukul 15.00 WIB,” ungkapnya melalui pesan singkat, Senin .Sebelumnya diberitakan, lima warga Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dilaporkan tewas pada dalam rentang hari Senin sampai Selasa pasca pesta miras, pada hari Minggu . Kelimanya yakni berinisial berinisial B, A, S, R, dan SU.Baca juga: Jalan di Kepanjen Malang Diuruk 1 Meter Lebih, Warga Mengeluh Tak Bisa Keluar-Masuk RumahSuyanto mengatakan para korban sebelumnya melaksanakan pesta minum-minuman keras di dua tempat berbeda. Tiga di antaranya pesta miras di Desa Bunut Wetan dan dua di antaranya di Desa Sukoanyar."Di Sukoanyar 4 orang yang pesta miras, tapi yang meninggal dunia 3 orang. Sedangkan satu orang kritis," ungkapnya melalui sambungan telepon, Kamis lalu.Sementara itu, dua korban lainnya pesta miras di kawasan Desa Bunut Wetan, bersama sekitar 20 orang. Selain dua orang tewas, Soim dan Heri sempat mengalami kritis hingga di larikan ke RSSA Malang.Meski begitu, dari sekian korban yang tewas akibat pesta miras itu, Suyanto memastikan sejauh ini tidak ada satupun keluarga korban yang menuntut atas kejadian tersebut."Ya, semua keluarga korban tidak ada yang menuntut atas kejadian ini," jelasnya.Suyanto menyebut, dari kelima korban itu, diketahui semuanya minum minuman keras jenis anggur."Tapi apa sebenarnya penyebab meninggalnya para korban ini, kami sedang menyelidiki lebih lanjut," ujarnya.Meski keluarga para korban tidak ada yang menuntut hukum atas peristiwa itu, Suyanto mengaku tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut, terutama pada minuman yang dikonsumsi para korban."Sisa-sisa minuman korban kami amankan untuk kami uji lab di Polda Jawa Timur, untuk melihat kandungan di dalamnya. Saat ini, kami masih menunggu hasil lab keluar,” terangnya.
(prf/ega)
Korban Tewas akibat Pesta Miras di Malang Bertambah Jadi 7 Orang
2026-01-12 06:53:04
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 07:18
| 2026-01-12 06:09
| 2026-01-12 06:08
| 2026-01-12 05:42










































