KENDARI, – Sistem peringatan dini gempabumi dan tsunami di Sulawesi Tenggara (Sultra) terancam lumpuh setelah tiga panel surya pada Selter InaTEWS (Tsunami Early Warning System) di sekitar kantor BKKBN Wangi-Wangi, Kabupaten Wakatobi, dilaporkan hilang pada Kamis .Kepala Stasiun Geofisika Kelas IV Kendari, Rudin, mengatakan pihaknya telah melaporkan insiden pencurian tersebut ke kepolisian.Panel surya itu merupakan komponen krusial untuk pengiriman data gempabumi secara real time."Proses penggantian komponen yang hilang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat. Diperlukan waktu yang cukup panjang untuk pengajuan dan pengadaan perangkat baru, yang akan berdampak langsung pada keakuratan dan ketepatan informasi yang diberikan BMKG kepada masyarakat," ujar Rudin dalam keterangan tertulisnya.Baca juga: Sedang Musim Banjir, Dua Alat Peringatan Dini Bencana di Semarang Malah DicuriMenurut Rudin, kehilangan perangkat ini sangat mengkhawatirkan karena Sultra termasuk wilayah rawan gempa dan hanya memiliki satu alat pemantau gempa di Kabupaten Wakatobi.Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat lebih dari 1.400 kejadian gempabumi hingga Oktober tahun ini, dengan 158 di antaranya dirasakan masyarakat.Rudin menjelaskan bahwa Sultra memiliki 15 sensor gempabumi, termasuk satu seismograf di Wakatobi.Kasus pencurian perangkat BMKG bukan hal baru. Sejak 2015, berbagai kejadian serupa telah terjadi, termasuk pencurian dan perusakan alat monitoring gempa dan tsunami di Sidrap, Sulawesi Selatan, pada awal tahun ini."Dengan adanya kasus pencurian peralatan pendeteksi gempabumi di Wakatobi makin menambah jumlah kasus serupa," tegas Rudin.Baca juga: Aki Alat Peringatan Dini Longsor di Ponorogo Hilang DicuriRudin menekankan bahwa keamanan perangkat BMKG membutuhkan perhatian bersama.Setiap elemen masyarakat dan instansi daerah, kata dia, memiliki tanggung jawab menjaga perangkat pemantauan agar sistem peringatan dini tetap berfungsi demi keselamatan publik.
(prf/ega)
Panel Surya InaTEWS di Wakatobi Dicuri, Sistem Peringatan Dini Gempa Terancam Lumpuh
2026-01-11 03:06:51
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:46
| 2026-01-11 03:16
| 2026-01-11 02:51
| 2026-01-11 02:23
| 2026-01-11 01:40










































