Harga Perak Dunia Melemah Hari Ini, ke Level 57,28 Dollar AS per Troy Ons

2026-01-14 07:14:56
Harga Perak Dunia Melemah Hari Ini, ke Level 57,28 Dollar AS per Troy Ons
JAKARTA, - Harga perak dunia kembali melemah pada perdagangan Senin waktu Amerika Serikat (AS) atau Selasa waktu Indonesia.Berdasarkan data Kitco pukul 10.45 WIB, harga perak tercatat di level 57,28 dollar AS per troy ons (ounce) untuk posisi bid dan 57,40 dollar AS untuk ask. Perak melemah 1,11 persen dibanding perdagangan sebelumnya.Pelemahan harga juga terlihat pada berbagai satuan lainnya. Harga perak per gram turun menjadi 1,84 dollar AS, melemah 0,02 dollar AS. Untuk satuan kilogram, harga terkoreksi ke 1.841,62 dollar AS, anjlok 20,64 dollar AS.Baca juga: Harga Perak Cetak Rekor Baru, Analis Nilai Potensi Kenaikan Belum SelesaiSementara harga per pennyweight berada di 2,86 dollar AS, turun 0,03 dollar AS, dan satuan tola melemah ke 21,48 dollar AS. Penurunan juga terjadi pada satuan tael, yang kini berada di 69,61 dollar AS, atau turun 0,78 dollar AS.Harga perak sebelumnya mencetak rekor baru dan para analis menilai tren penguatannya belum selesai. Harga naik di tengah pasokan yang makin ketat dan permintaan yang melonjak, terutama dari India serta sektor industri.Pergerakan ini sejalan dengan reli emas yang sempat melampaui 4.000 dollar AS per ons atau sekitar Rp 66,5 juta per ons. Pada pertengahan Oktober, harga perak menyentuh 54,47 dollar AS per troy ons atau sekitar Rp 907.000. Angkanya naik 71 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.Baca juga: Blusukan Purbaya di Tanjung Perak, Terkuak Dugaan Underinvoicing, Barang Impor Berharga Tak WajarHarga sempat terkoreksi, lalu kembali naik akibat pasokan yang menipis.“Beberapa orang terpaksa mengangkut perak dengan pesawat daripada kapal kargo untuk memenuhi permintaan pengiriman,” ujar Paul Syms, Kepala Pendapatan Tetap ETF EMEA dan manajemen produk komoditas di Invesco, dilansir CNBC, Minggu .“Dalam jangka panjang, ada dinamika berbeda kali ini yang dapat mempertahankan harga perak pada level yang cukup tinggi dan mungkin terus naik untuk beberapa waktu mendatang,” sambungnya.Ini menjadi kali ketiga perak menyentuh level rekor dalam 50 tahun. Lonjakan pertama terjadi pada 1980 saat Hunt bersaudara menguasai sepertiga pasokan dunia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Lalu ketiga, penguatan talenta keamanan siber ASN, baik di pusat maupun di daerah, dan terakhir, pendampingan intensif melalui Ekosistem Keamanan Siber Nasional.Dengan empat langkah strategis ini, keamanan siber tidak lagi bersifat reaktif, tetapi menjadi sistem pertahanan yang proaktif, terstandarisasi, dan terintegrasi untuk melindungi ruang digital Indonesia, jelasnya.Sementara itu, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi mengatakan, sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, adalah rumus keberhasilan suatu bangsa dalam mewujudkan transformasi nasional.Menurutnya, BSSN dan Kementerian PANRB terus berupaya meningkatkan sinergi dan kolaborasi di berbagai bidang, termasuk dalam pelaksanaan program percepatan transformasi digital yang aman.Baca juga: Rapat bersama DPR, Menteri PANRB Sampaikan Progres dan Proyeksi Program Kerja Kementerian PANRBTentu saja percepatan transformasi itu untuk mendukung Asta Cita dan Program Prioritas Presiden menuju Indonesia Emas 2045.Kami sangat mengapreasiasi Kementerian PANRB yang telah memberikan arahan dan dukungan sehingga terbuka ruang kolaborasi yang kuat antar kedua institusi, kata Sulistyo.Kolaborasi itu, kata dia, diwujudkan dengan menempatkan keamanan siber dan sandi sebagai enabler dan trust builder, serta mengintegrasikan keamanan siber dan sandi dalam kebijakan serta peta jalan penyelenggaraan transformasi digital.Hal tersebut, dilakukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan kepada masyarakat.

| 2026-01-14 06:22