Usir Paksa Nenek Elina, Samuel dan Yasin Terancam 5 Tahun Penjara

2026-02-04 01:07:40
Usir Paksa Nenek Elina, Samuel dan Yasin Terancam 5 Tahun Penjara
SURABAYA, - Samuel Ardi Kristanto dan Muhammad Yasin, ditetapkan sebagai tersangka oleh Ditreskrimum Polda Jatim terkait kasus pengusiran paksa terhadap Elina Widjajanti, seorang nenek berusia 80 tahun, di Surabaya.Keduanya terancam hukuman pidana penjara selama lima tahun enam bulan sesuai Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).“Melakukan secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang,” kata Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Widi Atmoko, Senin .“Pasal 170 KUHP ya. Barang siapa dengan tenaga secara bersama-sama, kekerasan terhadap orang dan barang yang ancamannya 5 tahun 6 bulan,” jelasnya.Samuel merupakan pihak yang mengeklaim sudah membeli rumah Elina. Ia dibantu Yasin diduga mengusir paksa Elina dari rumahnya atas dasar klaimnya dia. Saat ini, baru Samuel yang telah ditangkap dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Polda Jatim.Baca juga: Samuel dan Yasin Jadi Tersangka Kasus Bongkar Paksa Rumah Nenek ElinaSementara itu, Muhammad Yasin masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh kepolisian.“Setelah pemeriksaan nanti kata sesuai dengan KUHP ya akan melakukan penahanan,” tegas Widi./IZZATUN NAJIBAH Elina dan Joni saat mendatangi Mapolda Jatim untuk pemeriksaan, Minggu Kasus ini bermula ketika rumah nenek Elina dibongkar paksa oleh rombongan Samuel.Samuel mengeklaim telah membeli tanah dan bangunan tersebut sejak 2014 dari pemilik sebelumnya, Elisa Irawati, yang merupakan kakak kandung Elina.Elisa Irawati, yang tidak menikah dan tidak memiliki anak, meninggal dunia pada 2017 dan menetapkan enam anggota keluarganya, termasuk Elina, sebagai ahli waris.Baca juga: Jadi Tersangka Perobohan Rumah Nenek Elina, Anggota Ormas Madas M Yasin Diburu Polda JatimSamuel bersikukuh bahwa ia telah membeli aset tersebut dari Elisa pada 2014.Namun, pihak Elina membantah adanya transaksi penjualan tersebut.Pada 6 Agustus 2025 rombongan Samuel mendatangi Elina. Yasin, yang diduga oknum organisasi masyarakat Madura Asli (Madas), membantu Samuel mengusir paksa Elina dari rumah dengan cara diangkat.Tidak sendirian, Yasin tertangkap dalam video sedang mengangkat Nenek Elina bersama tiga orang lainnya.Atas kejadian tersebut, pihak Elina telah melaporkan Samuel beserta rombongannya ke Polda Jatim dengan nomor laporan polisi LP/B/1546/X/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR tertanggal 29 Oktober 2025.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Kondisi di Indonesia sangat berbeda. Sejumlah perguruan tinggi besar masih sangat bergantung pada dana mahasiswa. Struktur pendapatan beberapa kampus besar menggambarkan pola yang jelas:Data ini memperlihatkan satu persoalan utama: mahasiswa masih menjadi “mesin pendapatan” kampus-kampus di Indonesia. Padahal di universitas top dunia, tuition hanya berkontribusi sekitar 20–25 persen terhadap total pemasukan.Ketergantungan ini menimbulkan tiga risiko besar. Pertama, membebani keluarga mahasiswa ketika terjadi kenaikan UKT. Kedua, membatasi ruang gerak universitas untuk berinvestasi dalam riset atau membangun ekosistem inovasi. Ketiga, membuat perguruan tinggi sangat rentan terhadap tekanan sosial, ekonomi, dan politik.Universitas yang sehat tidak boleh berdiri di atas beban biaya mahasiswa. Fondasi keuangannya harus bertumpu pada riset, industri, layanan kesehatan, dan endowment.Baca juga: Biaya Kuliah 2 Kampus Terbaik di di Indonesia dan Malaysia, Mana yang Lebih Terjangkau?Agar perguruan tinggi Indonesia mampu keluar dari jebakan pendanaan yang timpang, perlu dilakukan pembenahan strategis pada sejumlah aspek kunci.1. Penguatan Endowment Fund Endowment fund di Indonesia masih lemah. Banyak kampus memahaminya sebatas donasi alumni tahunan. Padahal, di universitas besar dunia, endowment adalah instrumen investasi jangka panjang yang hasilnya mendanai beasiswa, riset, hingga infrastruktur akademik. Untuk memperkuat endowment di Indonesia, diperlukan insentif pajak bagi donatur, regulasi yang lebih fleksibel, dan strategi pengembangan dana abadi yang profesional serta transparan.2. Optimalisasi Teaching Hospital dan Medical Hospitality

| 2026-02-03 23:37