Bumbu Ayam Bakar Teflon, Empuk dan Meresap sampai Dalam

2026-01-15 05:50:21
Bumbu Ayam Bakar Teflon, Empuk dan Meresap sampai Dalam
- Ayam bakar menjadi menu favorit karena rasa gurih, manis, dan aroma bumbu yang menggoda.Proses pembakaran menggunakan teflon kini semakin diminati karena praktis dan bisa dilakukan tanpa alat khusus.Meski begitu, banyak orang masih bertanya-tanya soal cara membuat ayam bakar teflon tetap empuk dan bumbu meresap sampai ke bagian dalam.Kunci kelezatan ayam bakar teflon terletak pada bumbu ungkep. Racikan bumbu yang tepat serta waktu ungkep yang pas akan menghasilkan daging ayam matang sempurna tanpa alot. Proses ini juga membantu ayam tidak kering saat dibakar.Jika kamu ingin mencoba membuat ayam bakar teflon sendiri di rumah untuk acara seperti kumpul bersama keluarga, berikut bumbu dan resep lengkapnya dari Restu Utami Dewi dalam Buku “Go Kitchen 2” (2019) terbitan Kawan Pustaka.Baca juga: 5 Restoran Padang Legendaris di Jakarta, Ayam Goreng sampai Gulai GajeboBaca juga: Resep Rendang Ayam Padang Tanpa Kelapa Parut, Apa Saja Bumbunya?Catat setiap bahan dan bumbu ayam bakar agar hasilnya meresap dan enak.Baca juga: Resep Ayam Lada Hitam Gurih Pedas, Sausnya Meresap SempurnaBaca juga: Ini Racikan Bumbu Mie Ayam ala Gerobak, Wanginya Langsung TerasaSetelah seluruh bahan disiapkan, berikut cara membuat ayam bakar teflon agar hasilnya empuk dan bumbu meresap.Itulah cara membuat ayam bakar teflon agar bumbu meresap sampai dalam dan hasilnya empuk.Baca juga: Soto Ayam Masuk 20 Sup Terlezat Dunia 2025, Sejajar Ramen JepangBaca juga: Cara Bikin Sambal Ayam Geprek Minim Minyak, 3 Bahan Saja


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Secara medis, luka dapat dibedakan berdasarkan seberapa dalam jaringan tubuh yang rusak.Luka superfisial adalah jenis luka yang hanya mengenai sebagian lapisan kulit, seperti goresan atau lecet. Luka jenis ini biasanya tidak terlalu dalam dan dapat sembuh dalam waktu cepat.“Luka superfisial itu yang terputus kontinuitasnya hanya sebagian lapisan kulit,” kata dr. Heri.Berbeda dengan luka superfisial, luka dalam biasanya menembus lapisan kulit hingga mengenai jaringan otot, bahkan tulang. Kondisi ini dapat menyebabkan perdarahan dan risiko infeksi yang lebih tinggi.Umumnya, luka dalam memerlukan penanganan medis segera karena proses penyembuhannya lebih kompleks dibanding luka ringan.“Kalau dia luka dalam, itu tembus dari kulit bisa sampai ke otot. Bahkan kalau traumanya berat, bisa sampai ke tulang,” lanjut dr. Heri.Baca juga: SHUTTERSTOCK/NONGASIMO Beda jenis luka, beda penyebab dan cara penyembuhannya. Memahami jenis luka penting agar penanganannya tepat, simak penjelasan dokter.Selain dari kedalamannya, luka juga dapat dikategorikan berdasarkan waktu penyembuhannya menjadi luka akut dan kronis.Menurut dr. Heri, luka akut adalah luka yang sembuh melalui proses alami tubuh dan biasanya pulih dalam waktu beberapa minggu.“Luka juga bisa diklasifikasikan menurut waktu sembuhnya, itu menjadi luka yang akut dan luka yang kronis,” ucap dr. Heri.“Luka yang akut itu adalah luka yang sembuh dengan proses alamiah, yang seharusnya dia bisa sembuh sekitar empat sampai delapan minggu,” tambahnya.Ketika penyembuhan tidak berjalan semestinya, kategori luka bisa berubah menjadi luka kronis, artinya luka yang mengalami proses sembuh lebih lama.“Kalau proses sembuhnya mengalami gangguan, dia akan menjadi suatu luka yang kronis, yang bisa sampai berminggu-minggu, berbulan-bulan, sampai bertahun-tahun,” ujar dr. Heri.Faktor yang bisa menyebabkan luka menjadi kronis antara lain infeksi, kekebalan tubuh, hingga penyakit penyerta seperti diabetes.

| 2026-01-15 05:58