TANGSEL, – Tanggul kali sepanjang enam meter di Perumahan Pondok Kacang Prima, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), jebol pada Jumat malam.Akibatnya, air meluap dan merendam ratusan rumah warga di kawasan tersebut.Pantauan Kompas.com di lokasi pada Senin , perbaikan tanggul masih dilakukan secara darurat dengan menumpuk karung pasir di bagian yang ambrol.Puing-puing sisa tanggul yang jebol masih berserakan di sekitar lokasi, sementara permukaan jalan di dekatnya dipenuhi lumpur yang sudah mengering.Baca juga: Jati Padang Masih Terendam Banjir, Warga Minta Bantuan Sembako dan Perbaikan RumahSejumlah pekerja tampak menutup celah tanggul yang rusak menggunakan timbunan tanah dan batu kali.Satu unit ekskavator berwarna hijau juga terlihat terparkir di tepi kali Perumahan Pondok Kacang Prima. Namun, saat Kompas.com berada di lokasi, tidak tampak ada aktivitas pengerjaan di area tersebut.Kondisi ini membuat warga sekitar waswas. Mereka khawatir tanggul kembali jebol apabila hujan turun deras, sebab perbaikan hingga kini belum rampung.“Masih takut kalau hujan lagi, soalnya perbaikan belum selesai. Sekarang cuma ditutup karung pasir,” ujar Putra (49), warga yang rumahnya berada tepat di depan tanggul.Putra telah tinggal di Pondok Kacang Prima sejak 2004. Ia menceritakan, rumahnya ikut terdampak banjir setinggi sekitar 60 sentimeter akibat jebolnya tanggul tersebut.“Kemarin banjirnya 60 cm, se-paha orang dewasa lah,” katanya.Menurut Putra, bagian tanggul yang jebol merupakan segmen yang belum dicor dan masih dalam tahap pengerjaan proyek. Curah hujan tinggi pada malam kejadian membuat air kali meluap dan menghantam struktur sementara yang belum kuat.Baca juga: Hari Keempat, Banjir Masih Rendam Jati Padang Imbas Tanggul Baswedan Jebol“Yang jebol itu sekitar enam meter dan posisinya di tikungan. Karena belum dicor, terus hujan deras jadi air kali naik, tanggul sementaranya kalah,” jelas dia.Sementara itu, Ketua RT 08 RW 17 Pondok Kacang Prima, Nendi (63), menuturkan bahwa banjir akibat jebolnya tanggul merendam sekitar 500 kepala keluarga.“Air naiknya cepat banget, enggak sampai setengah jam rumah warga sudah terendam,” kata Nendi.Ia menyayangkan proyek perbaikan tanggul dilakukan bertepatan dengan musim hujan, terlebih warga tidak mendapat kejelasan terkait waktu penyelesaian pekerjaan tersebut.
(prf/ega)
Tanggul Jebol Belum Selesai Diperbaiki, Warga Pondok Kacang Prima Waswas
2026-01-12 03:43:33
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:45
| 2026-01-12 02:22
| 2026-01-12 02:12
| 2026-01-12 02:00
| 2026-01-12 01:44










































