Begini Standar Penanganan Demo oleh Polisi, Saat Kondisi Tertib hingga Rusuh Berat

2026-02-03 05:23:19
Begini Standar Penanganan Demo oleh Polisi, Saat Kondisi Tertib hingga Rusuh Berat
JAKARTA, - Polri memeragakan penanganan atau pelayanan aksi unjuk rasa berdasarkan lima tingkat eskalasi, dari tertib hingga rusuh berat.Hal tersebut ditampilkan dalam Apel Kasatwil 2025, Rabu .Kelima tingkatan itu antara lain, tertib, kurang tertib, tidak tertib, rusuh, dan rusuh berat."Peragaan ini bukan sekadar simulasi, tetapi penegasan bahwa setiap tindakan kepolisian dalam pengamanan unjuk rasa harus sesuai prosedur, terukur, dan menghormati hak-hak warga. Itulah standar pelayanan yang wajib diterapkan di seluruh satuan wilayah,” tegas Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri, Brigjen Ngajib, dalam keterangannya, Kamis .Baca juga: Polisi Dalami Keterlibatan Pelaku Lain dalam Kasus Pembunuhan AlvaroPertama, penanganan berdasarkan tingkat eskalasi unjuk rasa yang tertib.Kondisi itu ketika massa patuh pada imbauan dan kegiatan masyarakat tetap berjalan lancar."Petugas menerapkan kehadiran polisi sebagai tindakan pencegahan (deterrent) serta imbauan lisan," jelas Ngajib.Kedua, kurang tertib, situasi di mana massa mulai mengejek, melakukan provokasi ringan, dan tidak mengindahkan imbauan.Petugas, menurut Ngajib, menerapkan kendali tangan kosong lunak dan negosiasi oleh Kapolres sebagai pengendali taktis dalam situasi tersebut.Ketiga, tidak tertib, di mana massa mulai melempar, melakukan pembakaran lokal, atau gangguan yang menyebabkan luka ringan.Baca juga: Momen Polantas Rapat Bareng DPR, Kompak Pakai Rompi Hijau Stabilo"Petugas melakukan kendali tangan kosong keras dan pendorongan dengan meriam air (AWC)," urai Ngajib.Keempat, rusuh, di mana massa melakukan kekerasan, perusakan, serangan fisik, dan penutupan jalan secara masif.Situasi itu membuat petugas menerapkan penggunaan senjata tumpul, gas air mata, atau alat non-mematikan sesuai standar.Kelima, rusuh berat, di mana situasi meningkat hingga memerlukan lintas ganti ke satuan Brimob atau penanganan oleh tim Raimas jika tidak tersedia PHH Brimob.Menurut Ngajib, penyederhanaan prosedur dari 38 tahap menjadi lima fase membuat pola pelayanan lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh petugas, namun tetap menjaga prinsip kehati-hatian.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-03 05:04