Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Pemkab Badung Gratiskan Kursus Bahasa Inggris untuk 62 Desa

2026-01-13 16:48:50
Siapkan SDM Berdaya Saing Global, Pemkab Badung Gratiskan Kursus Bahasa Inggris untuk 62 Desa
– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung serius berinvestasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal agar mampu bersaing di kancah global.Sebagai wujud komitmen tersebut, Pemkab Badung meluncurkan program Bimbingan Belajar (Bimbel) Bahasa Inggris untuk Masyarakat Kabupaten Badung Tahun 2025 yang menyasar seluruh warga di 62 desa/kelurahan se-Kabupaten Badung.Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengatakan, melalui program bimbel bahasa Inggris gratis tersebut, anak-anak di Kabupaten Badung diharapkan memiliki daya saing lebih kuat.Hal itu ia sampaikan saat meresmikan peluncuran program Bimbel Bahasa Inggris gratis di Balai Banjar Karang Dalem II, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal, Selasa .Sebagaimana diketahui, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang menghubungkan berbagai negara dan menghilangkan sekat-sekat komunikasi.Baca juga: Normalisasi Tukad Mati, Bupati Badung Inginkan Kawasan yang Bisa Cegah Banjir dan Ruang Rekreasi“Saya mempunyai program ini bukan berarti saya melupakan bahasa daerah atau bahasa Bali,” ungkap Adi dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin .Namun, kata dia, semua pihak harus realistis karena bahasa Inggris tetap dibutuhkan jika anak-anak ingin bersaing secara global.Adi berharap program bimbel tersebut dapat memotivasi anak-anak di Kabupaten Badung untuk lebih percaya diri dalam mengasah kemampuan berbahasa Inggris.“Sekali lagi, bahasa Inggris sangat dibutuhkan. Kita pergi ke Malaysia, ke Jerman pun menggunakan bahasa Inggris. Namun demikian, kita tidak boleh melupakan bahasa Bali,” ujarnya.Pada kesempatan tersebut, Adi juga mengapresiasi organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, DPRD Kabupaten Badung, para perbekel, serta lurah yang turut mendukung dan menyukseskan program tersebut.Baca juga: Tingkatkan Potensi Pantai Kuta, Bupati Badung Bahas Penataan dan Abrasi Bersama Komunitas“Saya optimistis jika kita konsisten melaksanakan program ini, akan banyak bermunculan anak-anak di Kabupaten Badung yang memiliki wawasan Internasional dan berdaya saing global,” jelasnya. Turut hadir dalam acara itu anggota DPRD Kabupaten Badung I Gede Budiyoga, I Nyoman Graha Wicaksana, I Made Ponda Wirawan, dan I Putu Dendy Astra Wijaya; Ketua DWP Badung Nyonya Oliviana Surya Suamba; serta kepala OPD terkait di lingkungan Pemkab Badung.Hadir pula Tim Perumus Kebijakan Kabupaten Badung, Camat Abiansemal IB Putu Mas Arimbawa beserta unsur Tripika Kecamatan Abiansemal, Perbekel Desa Bongkasa Pertiwi I Nyoman Buda beserta perangkat desa, Bendesa Adat Bongkasa Pertiwi I Wayan Supartana beserta prajuru, serta peserta Bimbel Bahasa Inggris.Peluncuran program tersebut juga dilakukan bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Badung Nyonya Rasniathi Adi Arnawa.Baca juga: Sempat Tertunda, Bupati Badung Targetkan Program Penghargaan Rp 5 Juta bagi Lansia Cair pada 2026


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Perubahan Anggaran Dasar dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara (UU BUMN). Salah satu implikasi penting dari penyesuaian tersebut adalah perubahan nama perseroan, dari PT Perusahaan Gas Negara Tbk menjadi PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk.Sementara itu, pelimpahan kewenangan persetujuan RKAP 2026 dan RJPP 2026-2030 kepada Dewan Komisaris dijalankan dengan tetap mengedepankan mitigasi risiko serta prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan seluruh keputusan RUPSLB merupakan bagian dari konsolidasi tata kelola perseroan agar semakin adaptif terhadap regulasi dan tantangan bisnis ke depan.Baca juga: Dana Rp 2,5 Miliar Digelontorkan, PGN Percepat Bantuan Banjir Aceh–Sumut“Penyesuaian yang disetujui pemegang saham bertujuan memastikan keselarasan anggaran dasar Perseroan dengan ketentuan regulasi yang berlaku, sekaligus memperkuat kejelasan peran, mekanisme pengambilan keputusan, dan akuntabilitas pengelolaan perusahaan secara berkelanjutan,” ujar Fajriyah.PGN menilai, langkah strategis yang diputuskan dalam RUPSLB ini mencerminkan komitmen kuat perusahaan dalam menjaga kepastian regulasi, memperkokoh struktur tata kelola, serta memastikan keberlanjutan kinerja jangka panjang. Upaya tersebut sejalan dengan mandat PGN sebagai subholding gas di bawah PT Pertamina (Persero), khususnya dalam mendukung ketahanan dan transisi energi nasional.

| 2026-01-13 17:00