Jakarta Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengungkapkan, angka perceraian di Indonesia mengalami penurunan berkat bimbingan pranikah yang wajib diikuti calon pengantin (catin).Hal ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), di mana jumlah kasus perceraian nasional menunjukan tren penurunan signifikan. Pada tahun 2023 tercatat 463.654 kasus, menurun menjadi 10,2 persen dibandingkan sebelumnya. Pada tahun 2024, angka tersebut kembali turun menjadi 394.608 kasus atau turun 14,9 persen dari 2023.Advertisement"Menandakan korelasi positif antara kewajiban mengikuti bimbingan dengan penurunan angka perceraian," kata Nasaruddin dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa .Dia menuturkan, program bimbingan perkawinan bagi calon pengantin menjadi program wajib sebelum melangsungkan pernikahan."Bimbingan perkawinan telah menjadi program wajib bagi setiap pasangan calon pengantin sebelum melangsungkan pernikahan," ungkap Nasaruddin.Menurutnya, hasil evaluasi lapangan menunjukan 86 persen peserta bimbingan perkawinan merasa program ini sangat membantu untuk memahami peran dan tanggung jawab dalam rumah tangga."Hasil evaluasi lapangan juga menunjukan 86 persen peserta bimwin (bimbingan perkawinan) merasa program ini membantu mereka," kata dia.
(prf/ega)
Depan Anggota DPR, Menteri Agama Sebut Angka Perceraian Turun Akibat Hal Ini
2026-01-12 06:07:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:40
| 2026-01-12 06:12
| 2026-01-12 06:10
| 2026-01-12 06:05
| 2026-01-12 05:17










































