185 Nyawa Melayang, "Human Error" Dominasi Penyebab Kecelakaan di Pati

2026-01-12 14:41:12
185 Nyawa Melayang,
PATI, - Angka kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Pati pada tahun 2025 masih tergolong tinggi dibanding tahun sebelumnya.Kasat Lantas Polresta Pati, Kompol Riki Fahmi Mubarok mengungkapkan, hingga saat ini tercatat 1.400 kasus kecelakaan lalu lintas terjadi di wilayah hukum Polresta Pati.Pada bulan ini saja, tercatat sekitar 76 kasus kecelakaan.Baca juga: Rapat Dewan Pengupahan di Pati Tegang, Bupati Sudewo: Karena Tak Ada Perundingan InformalBeberapa wilayah masih menjadi titik rawan kecelakaan.Kawasan Jalan Raya Pantura menjadi salah satu wilayah dengan angka kecelakaan yang cukup tinggi.Selain itu, kecelakaan juga kerap terjadi di wilayah Margorejo, Pati Kota, hingga jalur Pati–Kudus dan Pati–Juwana."Untuk bulan ini saja, wilayah Pantura memang masih cukup banyak kejadian. Selain itu Margorejo dan Pati Kota juga masih lumayan tinggi," ujar Kompol Riki.Baca juga: Rawan Bencana, Pemkab Pati Putuskan Tiadakan Perayaan Malam Tahun BaruSepanjang tahun ini, tercatat 185 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Jumlah tersebut dilaporkan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya.Kompol Riki menjelaskan, secara umum terdapat empat faktor utama penyebab kecelakaan, yakni faktor manusia (human error), kendaraan, kondisi jalan, dan cuaca.Namun, hasil evaluasi kepolisian menunjukkan human error menjadi faktor paling dominan."Lebih banyak disebabkan oleh faktor manusia itu sendiri, seperti pelanggaran rambu lalu lintas, kurang konsentrasi, hingga kelalaian pengendara," jelasnya.Satlantas Polresta Pati terus melakukan berbagai upaya pencegahan, termasuk mengevaluasi titik-titik rawan kecelakaan atau black spot.Langkah penanganan yang dilakukan meliputi pemasangan rambu, imbauan keselamatan, hingga koordinasi dengan stakeholder terkait penerangan jalan."Alhamdulillah, untuk beberapa titik black spot di wilayah Pati jumlah kecelakaannya sudah mulai berkurang," pungkas Kompol Riki.


(prf/ega)