Sinergi Bank dan Fintech Jadi Kunci Tingkatkan Rasio Kredit Nasional

2026-01-11 03:25:52
Sinergi Bank dan Fintech Jadi Kunci Tingkatkan Rasio Kredit Nasional
JAKARTA, — Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) dan Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara perbankan dan perusahaan teknologi finansial (fintech) untuk memperluas akses kredit nasional.Dorongan ini muncul seiring stagnasi rasio kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang berada di kisaran 30 persen selama satu dekade terakhir.Selain itu, gap pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masih lebar, yakni mencapai sekitar 234 miliar dolar AS.Baca juga: Kartu Kredit Jadi Backup Dana Darurat, Apakah Bisa?FREEPIK/PCH.VECTOR Ilustrasi kredit, fintech, pinjaman daring. Sekretaris Jenderal Perbanas yang juga Komisaris Bank Jago, Anika Faisal, menilai peningkatan rasio kredit nasional hanya dapat dicapai melalui penguatan intermediasi dan kolaborasi antar pelaku industri jasa keuangan.Ia menekankan, kerja sama bank dan fintech merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan kredit, terutama di wilayah luar Jawa dan sektor-sektor prioritas yang belum terlayani optimal.“Adanya simbiosis antara kedua sektor ini mampu meningkatkan jangkauan pelayanan sekaligus memperluas pilihan produk kredit bagi berbagai segmen masyarakat,” ujar Anika dalam siaran pers, dikutip pada Sabtu .Namun demikian, ia mengingatkan kolaborasi ini tetap harus diimbangi dengan regulasi perlindungan konsumen yang kuat serta penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan inovasi yang bertanggung jawab.Baca juga: Industri Baja Lesu, Kredit Usaha Dinilai Masih Dikuasai Kelompok BesarMenurutnya, kegiatan bersama seperti yang digelar AFTECH dan Perbanas penting untuk menyelaraskan pandangan dan memperkuat standar tata kelola sebagai dasar kerja sama jangka panjang.


(prf/ega)