Polisi di Jalan Kemanusiaan, Pelita Bagi Anak-Anak Indonesia

2026-01-12 13:55:00
Polisi di Jalan Kemanusiaan, Pelita Bagi Anak-Anak Indonesia
Jakarta - Di lantai dua bangunan sederhana bercat hijau, suara Ipda Yunus Labba mengalun pelan memimpin doa. Puluhan anak duduk bersila di depannya, tangan terlipat rapi, mata tertutup dalam kekhusyukan. Malam 28 Desember 2025 itu, suasana di Panti Asuhan Generasi Pengubah terasa hangat dan tenang.Usai doa, mereka bergeser ke ruang makan. Yunus duduk di antara anak-anak, membaur tanpa sekat. Suara piring beradu dengan senda gurau kecil yang memecah sunyi di Jalan HR Koroh KM 8, Kelurahan Bello, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).Malam belum usai. Setelah makan, Yunus dan anak-anak berkumpul kembali. Kali ini untuk belajar bersama. Di bawah cahaya lampu seadanya, satu jam terakhir sebelum tidur diisi dengan buku.AdvertisementSudah delapan tahun Yunus menjadi sosok ayah sekaligus pengayom di Panti Asuhan Generasi Pengubah. Tapi perjalanannya merawat anak-anak dalam kesulitan dimulai jauh sebelum bangunan dua lantai itu berdiri kokoh. Semua berawal tahun 2006. Setelah menikahi Marselina Wunda Laba, Yunus menemukan tujuh anak hidup dalam kemiskinan yang memilukan. Mereka tak punya tempat tinggal layak, apalagi akses pendidikan. Hatinya tergerak. Bersama istrinya, Yunus mengajak mereka tinggal bersama, menyekolahkan, dan merawat layaknya anak sendiri.Delapan tahun kemudian, jumlah anak asuh bertambah menjadi 24 orang. Sebagai seorang polisi berpangkat Brigadir Polisi, Yunus kala itu tahu penghasilannya tak akan cukup. Namun menyerah bukan pilihan. Dia memutar otak untuk mencari penghasilan tambahan. Di luar jam dinas, dia menjadi chief security di Lippo Plaza Kupang.Hari-hari Yunus nyaris tanpa jeda. Pagi bertugas sebagai polisi, malam menjaga keamanan mal, dan pulang sebagai ayah dari puluhan anak yang menanti di rumah. Namun, meski sudah bekerja siang malam, pemasukan tetap belum mencukupi. Beban ekonomi makin berat. Yunus pun mulai menceritakan kondisinya kepada rekan-rekannya. "Teman-teman bilang, ‘Bro, kalau tidak bikin wadah sosial, nanti kamu akan setengah mati. Kalau ada wadah dapat bantuan pemerintah dan swasta',” kenangnya sambil tersenyum saat berbincang dengan Minggu .Dari titik itulah Yunus semakin mantap melangkah. Pada akhir 2016, dia mengajukan permohonan pendirian panti asuhan ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Butuh waktu satu tahun hingga permohonan itu akhirnya disetujui. Sejak panti asuhan resmi berdiri, jumlah anak asuh yang dirawat Yunus terus bertambah tanpa henti. Hingga tahun 2025, jumlah mereka telah mencapai 121 anak. Sekitar 40 persen dari mereka adalah anak yatim piatu, sementara sisanya terdiri dari anak-anak yatim, piatu, terlantar, dan keluarga kurang mampu.  


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Bodinya juga dibuat ringan, hanya 29 gram tanpa strap, dengan rangka aluminium alloy dan satu tombol crown stainless steel untuk navigasi.Honor membekali Watch X5 dengan sertifikasi IP68 + 5ATM, sehingga aman untuk berenang maupun dipakai aktivitas outdoor.Di sektor fitur, Honor Watch X5 membawa sensor lengkap mulai dari PPG heart-rate monitor, SpO2, kompas, gyroscope, barometer, hingga accelerometer.Jam tangan ini mendukung lebih dari 120 mode olahraga, lengkap dengan fitur route recording, panduan stretching, dan voice coaching saat pengguna berlatih.Untuk kesehatan, Watch X5 menyediakan pemantauan detak jantung 24 jam, saturasi oksigen, stres, analisis tidur, hingga pelacakan kesehatan wanita. Semua data dapat dipantau melalui aplikasi Honor Health.Navigasi outdoor makin akurat berkat dukungan GNSS lima sistem (BeiDou, GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS). Konektivitasnya didukung Bluetooth 5.3 untuk panggilan telepon, serta NFC yang dapat dipakai untuk akses pintu atau pembayaran offline di wilayah tertentu.Honor Fitur lengkap Honor Watch X5.Daya tahan baterainya juga cukup panjang. Honor mengeklaim Watch X5 bisa bertahan hingga 14 hari dalam pemakaian normal, atau sekitar 5 hari jika fitur Always-On Display aktif. Pengisian daya dilakukan lewat konektor magnetik pogo-pin.Baca juga: Ini Dia Coros Pace 4, Smartwatch Ringan untuk Pelari dengan GPS Lebih AkuratFitur tambahan lainnya mencakup remote camera shutter, pemutar musik, mode Do Not Disturb, hingga mini-games.Honor Watch X5 kompatibel dihubungkan dengan smartphone Android 9.0 ke atas dan iPhone yang menjalankan iOS 13 ke atas.Jam tangan ini tersedia dalam dua warna, yaitu Phantom Black dan Moonlight White dengan tali silikon, seperti dihimpun KompasTekno dari GizmoChina.

| 2026-01-12 12:58