Bukan Cuma Mali, Timnas U22 Indonesia Awalnya Juga Lawan Negara ini

2026-01-15 03:57:14
Bukan Cuma Mali, Timnas U22 Indonesia Awalnya Juga Lawan Negara ini
- Timnas U22 Indonesia tengah menjalani pemusatan latihan (TC) jelang uji coba menghadapi Mali pada 15 dan 18 November 2025.Laga Timnas U22 Indonesia vs Mali akan digelar di di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat.Adapun pertandingan tersebut merupakan rangkaian uji coba Timnas U22 Indonesia jelang SEA Games 2025 yang akan dimulai pada 3-19 Desember 2025.Skuad Mali diperkirakan akan tiba di Indonesia pada 13 November 2025 mendatang.Baca juga: Marselino Ferdinan Diproyeksikan Masuk Skuad Timnas U22 Indonesia di SEA Games 2025Berbeda dari sebelumnya, pertandingan Timnas U22 Indonesia kali ini akan digelar di FIFA Matchday.Indra Sjafri pun telah memanggil 30 pemain untuk menghadapi Mali, termasuk 3 pemain diaspora yaitu Ivar Jenner (Jong Utrecht), Mauro Zijlstra (Volendam), dan Dion Markx (NEC Nijmegen).Timnas U22 Indonesia akan melakoni dua kali uji coba melawan Mali. Namun sebenarnya, ada satu negara lagi yang awalnya akan menjadi lawan namun memilih mundur.Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji menjelaskan alasan memilih Mali sebagai calon lawan Timnas U22 Indonesia."Ya jadi gini, kalau kita mencari lawan yang dari Asia Tenggara tidak mungkin. Karena kan lawan-lawan kita. Maka kemarin saya diskusi dengan coach Indra," ujarnya.Lebih lanjut, Sumardji juga menjelaskan bahwa awalnya ada dua negara yang akan menjadi lawan Timnas U22 Indonesia yaitu Mali dan Bahrain.Baca juga: Luke Xavier Keet Latihan bareng Timnas U22 Indonesia, Bangga Garuda di DadaNamun belakangan, Bahrain mundur dari kandidat dan lebih memilih turnamen di Kirgistan."Tadinya tuh ada dua. Satu Mali, dua Bahrain. Nah, dari dua negara ini Bahrain mengundurkan diri. Dikarenakan akan mengikuti turnamen di Kyrgyzstan. Sehingga Mali yang bisa. Tadinya awalnya tanggal 12, 15 dan 18.""Itu uji cobanya. Tetapi dikarenakan Bahrain mundur, ya otomatis yang bisa Mali. Maka tanggal 12-nya kita lepas jadi 15 dan 18," tambahnya./Suci Rahayu Pemain Timnas Mali Sekou Kone berhasil melewati pemain Argentina saat laga perebutan peringkat ke-3 Piala Dunia U17 2023 Indonesia yang berakhir dengan skor 0-3 yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Jumat malam.Mali akan mengirimkan skuad U22-nya untuk melawan Timnas U22 Indonesia.Meski begitu, Mali tetap akan membawa para pemain terbaiknya yang didominasi para pemain yang merumput di Eropa.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Selain kecepatan internet mobile, DataReportal x Ookla ini juga mengungkap kecepatan internet kabel (fixed broadband) di Indonesia.Adapun median download speed internet kabel di Indonesia kini tercatat di 39,88 Mbps, naik 24,4 persen dari tahun lalu.Sementara median upload kini tercatat di angka 26,61 Mbps (naik 37,4 persen) dan latensi di angka 7 ms (turun 12,5 persen).Perlu dicatat, laporan ini menggunakan pengukuran median. Ini merujuk pada kecepatan rata-rata tengah ketika pengguna mengunduh data dari internet ke perangkat.Berbeda dengan rata-rata biasa (mean) yang bisa dipengaruhi oleh hasil pengukuran ekstrem, median menunjukkan angka tengah dari seluruh tes kecepatan.Artinya, setengah pengguna di Indonesia mendapatkan kecepatan unduh di bawah 45,01 Mbps, dan setengahnya lagi di atas angka tersebut, ketika menggunakan data seluler. Dengan cara ini, data dianggap lebih merepresentasikan pengalaman nyata pengguna sehari-hari.speedtest Dalam kategori internet seluler, Bekasi menempati posisi ke -118 (dari 148 kota) secara global, sekaligus menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan kecepatan unduh (download speed) median 54,59 MbpsDalam laporan Ookla yang dipublikasi secara terpisah, Bekasi dan Jakarta Selatan (Jaksel) tercatat sebagai kota dengan internet tercepat di Indonesia, kecepatannya tembus di atas 50 Mbps untuk data seluler.Baca juga: Kecepatan Internet Indonesia Meningkat 10 Kali Lipat sejak 2014Laporan Speedtest merinci, dalam kategori internet seluler, Bekasi punya nilai tengah download speed 54,59 Mbps. Sementara Jaksel dengan 52,29 Mbps.Selain itu, Speedtest juga mengukur angka tengah kecepatan unggah (upload speed) dan latensi.Menurut laporan Speedtest, Bekasi punya kecepatan unggah 21,05 Mbps dan latensi 18 ms. Sementara, Jaksel punya kecepatan unggah 17,84 Mbps dan latensi 20 ms.Capaian ini menjadikan keduanya sebagai representasi kota dengan internet tercepat di Indonesia, meski secara global posisinya masih di papan bawah.

| 2026-01-15 02:06