Riset WWB: Anak Muda Indonesia Sulit Kelola Keuangan, Rentan Terjerat Pinjol dan Konsumsi Impulsif

2026-02-02 01:02:17
Riset WWB: Anak Muda Indonesia Sulit Kelola Keuangan, Rentan Terjerat Pinjol dan Konsumsi Impulsif
JAKARTA, — Banyak anak muda Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam mengelola keuangan digital. Temuan terbaru Women’s World Banking (WWB) menunjukkan perilaku konsumtif, pinjaman berisiko, dan misinformasi finansial menjadi masalah nyata bagi generasi muda, meskipun mereka sudah menggunakan berbagai alat keuangan digital.Laporan WWB berjudul "Empowering the Next Generation: A Path to Financial Confidence for Indonesia’s Youth" mengamati perilaku keuangan lebih dari 1.500 anak muda serta wawasan dari 117 pemangku kepentingan.Hasilnya menyoroti adanya kesenjangan kapabilitas dan kepercayaan diri dalam mengambil keputusan finansial yang aman.“Riset kami menunjukkan bahwa akses saja tidak cukup. Anak muda menghadapi tekanan sosial, misinformasi, dan godaan impulsif yang membuat keputusan finansial sehari-hari menjadi lebih kompleks. Untuk mendukung mereka, kita tidak hanya perlu meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun keterampilan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk menerapkan perilaku finansial yang sehat,” ujar Angelique Timmer, Regional Director Women’s World Banking Asia Tenggara, melalui keterangannya, Senin .Baca juga: Generasi Muda Paling Aktif di Dunia Digital, tapi Literasi Keuangan Masih RendahAngelique menambahkan, perempuan muda menunjukkan disiplin menabung yang kuat, tetapi masih kurang percaya diri dalam keputusan terkait kredit dan investasi. Kesenjangan ini perlu diatasi melalui pendekatan praktis, relevan, dan berkelanjutan dalam pengembangan kapabilitas finansial.Sebagai bagian dari kunjungan UNSGSA ke Indonesia, Yang Mulia Ratu Máxima dari Belanda, United Nations Secretary-General’s Special Advocate for Financial Health, menghadiri Youth Financial Health Discussion di Surakarta pada 25 November 2025.Diskusi ini memberi kesempatan bagi anak muda menyampaikan tantangan mereka dalam menavigasi keuangan digital, mulai dari pengeluaran impulsif, tren konsumsi berbasis sosial, hingga risiko pinjaman dan misinformasi.Ratu Máxima menekankan pentingnya anak muda tidak hanya memiliki akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga kapabilitas untuk menggunakannya secara aman.“Kepercayaan diri dan perlindungan finansial merupakan fondasi bagi masa depan yang stabil,” ujarnya.Baca juga: Kenapa Ratu Maxima Soroti Kesehatan Keuangan Dalam Kunjungannya ke Indonesia?Peserta diskusi, Maura, pekerja gig, mengatakan, “Kami dianggap sudah bisa mengelola uang hanya karena semuanya serba digital sekarang, padahal tidak ada yang benar-benar mengajarkan kami.”Sementara Luna, pekerja formal, berharap adanya layanan keuangan terintegrasi yang memudahkan akses edukasi, tabungan bertarget, dan perencanaan keuangan.WWB menegaskan perlunya intervensi untuk memperkuat kapabilitas dan kepercayaan diri anak muda, agar mereka dapat membangun fondasi keuangan yang kuat. Langkah ini dinilai penting untuk menyiapkan generasi berikutnya membuat keputusan finansial yang lebih aman, bijaksana, dan berkelanjutan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-02 01:05