"Pemerintah Tolong Bantu Masyarakat Aceh", Keluhan Warga Banda Aceh di Tengah Kelangkaan LPG

2026-01-15 04:57:47
- Stok Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh, sangat terbatas dalam beberapa pekan terakhir.Keterbatasan LPG terjadi setelah wilayah Aceh diterjang banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.Salah satu warga Banda Aceh, Nur (49), meminta pemerintah untuk segera membantu masyarakat Aceh.Ia menyampaikan bahwa masyarakat di daerahnya benar-benar membutuhkan gas untuk memasak dan keberlangsungan hidup sehari-hari.“Pemerintah tolong bantu masyarakat Aceh di seluruh wilayah Provinsi Aceh, bawa tabung gas berisi gas yang cukup untuk masyarakat Aceh,” kata Nur dalam keterangannya kepada Kompas.com, Senin .“Kami di Aceh sangat membutuhkan gas untuk memasak untuk keberlangsungan hidup sehari-hari,” tambahnya.Baca juga: Aceh Minta Bantuan PBB Pascabencana Banjir-Longsor: Harap UNDP dan UNICEF Turun TanganNur menambahkan, harga makanan di rumah makan dan warung mengalami kenaikan dari Rp 3.000 hingga Rp 6.000 imbas kelangkaan LPG dalam beberapa hari terakhir.Ia juga menerima keluhan dari salah satu penjual makanan bahwa LPG yang semula dibanderol Rp 195.000 hingga Rp 200.000 melonjak menjadi Rp 300.000.“Ada juga yang beli sampai Rp 370.000,” ungkap Nur.Ia menceritakan, dirinya masih berkesempatan untuk mendapatkan gas di tengah kelangkaan LPG.Namun, Nur hanya bisa mendapatkan LPG tabung lama berwarna biru, padahal sebelumnya menggunakan Bright Gas warna pink.“Ini yang ada tidak ada yang lain lagi. Itu pun sangat langka,” kata Nur.Baca juga: Melahirkan di Atas Perahu Saat Banjir Aceh, Kisah Dramatis Bidan Selamatkan Ibu dan BayiNur menambahkan, tetangga di sekitar rumahnya terpaksa memasak menggunakan tungku dan kayu bakar.Memasak menggunakan tungku dan kayu bakar sebenarnya tidak mudah di wilayah Banda Aceh karena selain susah, tempat untuk menyalakan api juga tidak ada.Tetapi, tidak ada pilihan lain bagi warga untuk bertahan selain menggunakan tungku dan kayu bakar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Hingga kini, tolok ukur tersebut baru mampu dicapai Ducati, yang mendominasi klasemen konstruktor dengan enam gelar juara beruntun.Honda tercatat sebagai pabrikan pertama yang naik level dalam sistem konsesi sejak skema A-B-C-D diberlakukan pada awal 2024.Honda berhasil melampaui ambang batas 35 persen poin, sehingga berhak bergabung dengan KTM dan Aprilia di kategori C.Baca juga: Cara Mengecas Motor Listrik yang Bikin Baterai AwetDengan perubahan itu, Yamaha kini menjadi satu-satunya pabrikan yang masih berada di kategori D.Dok. HRC Aleix Espargaro menjadi pebalap tes untuk Honda Racing Corporation (HRC)Kondisi tersebut membuat Yamaha tetap menikmati konsesi penuh, termasuk kebebasan pengembangan mesin serta tes privat bersama pebalap utama.“Ini soal di mana kami harus berada, kami harus ada di A. Jadi ini adalah langkah pertama yang logis yang harus kami lakukan,” kata Espargaro, dikutip dari Crash, Selasa .Kenaikan peringkat Honda tidak lepas dari performa solid pada akhir musim 2025.Pada seri penutup musim, Luca Marini finis di posisi ketujuh, hasil krusial yang dibutuhkan Honda untuk melampaui ambang batas poin konsesi.Baca juga: Persiapan Touring Libur Nataru: Ini Item yang Harus Dibawa BikerSelain Marini, performa positif juga ditunjukkan Joan Mir yang meraih beberapa podium, serta Johann Zarco yang berhasil memenangi satu balapan.AFP/LOIC VENANCE Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memacu motornya selama sesi latihan bebas di MotoGP Perancis 2025 di Sirkuit Le Mans pada 10 Mei 2025.Zarco pun menutup musim sebagai pebalap Honda terbaik di klasemen dunia, finis di posisi ke-12, unggul enam poin dari Marini.Espargaro turut menyoroti intensitas program pengujian yang dijalani Honda sepanjang musim. “Sungguh luar biasa seberapa banyak kami bekerja. Saya menjalani tes di Malaysia, lalu kembali ke Eropa, kemudian ke Aragon sebelum tampil wild card di Valencia. Ini menunjukkan besarnya komitmen Honda,” ujarnya.Terkait minimnya konsesi yang dimiliki Ducati, Espargaro membandingkannya dengan perkembangan motor Honda selama musim berjalan. “Dengan segunung material dan ratusan lap pengujian, perubahan motor dalam enam bulan terakhir sungguh luar biasa,” katanya. “Honda membawa banyak pembaruan untuk Joan dan Luca. Misalnya, kami memiliki tiga pembaruan mesin selama musim berjalan, dan mesin yang digunakan sekarang sangat cepat,” ucap Espargaro.Mulai seri pembuka MotoGP 2026, Honda akan bergabung dengan Ducati, KTM, dan Aprilia dalam aturan pembekuan mesin.Sementara itu, era baru MotoGP dengan mesin 850 cc dijadwalkan resmi dimulai pada 2027.

| 2026-01-15 04:33