Jelang Nataru, Pemkab Sleman Fokus Perbaiki Akses Jalan ke Destinasi Wisata dan Jalur Utama Mudik

2026-02-04 05:06:58
Jelang Nataru, Pemkab Sleman Fokus Perbaiki Akses Jalan ke Destinasi Wisata dan Jalur Utama Mudik
YOGYAKARTA, - Dalam rangka menyambut libur Natal dan Tahun Baru, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, memprioritaskan perbaikan ruas jalan menuju destinasi wisata.Perbaikan juga difokuskan pada ruas jalan utama yang menjadi jalur mudik.Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Sleman, Fauzan Ma'ruf, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan inventarisasi ruas jalan, terutama yang menjadi jalur mudik dan akses menuju destinasi wisata di Kabupaten Sleman.Baca juga: Wisatawan SMP Asal Sleman Curhat Dipalak Sopir Jip Saat Wisata ke Bromo"Sebenarnya prosesnya sama seperti kalau Lebaran. Jadi kita inventarisasi ruas-ruas jalan utama, terutama yang untuk jalur mudik dan yang menuju tempat wisata," ujar Fauzan saat ditemui di Pemkab Sleman, Selasa .Fauzan menjelaskan bahwa Kabupaten Sleman menjadi salah satu wilayah yang banyak dikunjungi selama libur Natal dan Tahun Baru, baik untuk mudik maupun berwisata.Inventarisasi ini bertujuan untuk memastikan kondisi ruas jalan."DIY khususnya Sleman itu kan destinasi wisata banyak sekali. Jadi kita prioritaskan untuk jalur mudik dan jalur ke tempat wisata. Itu yang kita prioritaskan kita tangani untuk persiapan Nataru," tuturnya.Saat ini, Fauzan melanjutkan, terdapat tiga tim pemeliharaan jalan yang ditempatkan di tiga wilayah di Kabupaten Sleman.Tiga tim tersebut akan fokus pada penanganan jalur mudik dan akses jalan menuju destinasi wisata.Baca juga: Kera Ekor Panjang Rusak Pertanian dan Warung di Lereng Merapi, BPBD Sleman Pasang Jebakan"Untuk Nataru kita proses terus, karena ini kan progres harian. Jadi ruas-ruas hasil survei yang perlu segera ditangani, kita tangani dulu. Yang lalu lintasnya tinggi, jalur utama mudik, jalur utama ke tempat wisata kita tangani dulu," ungkapnya.Fauzan menambahkan bahwa sebelum hari H Natal dan Tahun Baru, diharapkan penanganan jalan yang menjadi jalur utama mudik maupun akses menuju destinasi wisata sudah selesai."Hari libur ada tim kita yang on call, kita siapkan di kantor. Setiap ada kejadian, mungkin darurat, on call siap kita tangani. Jadi kita siapkan tim yang standby untuk antisipasi hari libur," pungkasnya.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dampak kecelakaan tersebut dinilai sangat fatal. Sebanyak 16 penumpang dinyatakan meninggal dunia. Rinciannya, 15 korban tewas di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Selain korban meninggal, sebanyak 17 penumpang lainnya mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, sembilan korban harus menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Adhyatma MPH (Tugurejo), Kota Semarang.Fakta lain yang terungkap dalam penyelidikan awal adalah latar belakang pengemudi bus. Sopir PO Cahaya Trans tersebut diketahui masih tergolong baru mengemudikan rute Bogor–Yogyakarta.Pengemudi baru dua kali melakukan perjalanan pulang-pergi pada rute tersebut dan kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dalam peristiwa kecelakaan maut di Tol Kota Semarang ini, pengemudi dilaporkan hanya mengalami luka ringan.Baca juga: Kecelakaan Bus di Tol Krapyak Semarang, Polisi Dalami Dugaan Sopir Minim Jam TerbangDok. SAR Semarang Kecelakaan maut terjadi di ruas simpang susun Exit Tol Krapyak Kota Semarang, Jawa Tengah terjadi pada Senin pukul 00.30 WIB dini hari. Salah satu korban selamat adalah kernet bus, Robi Sugianto (51), warga Bumiayu, Kabupaten Brebes.Robi mengalami patah tulang pada kaki kanan serta luka di bagian kepala. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kernet berada di bagian depan bus dan menyadari kendaraan tiba-tiba miring ke kanan sebelum akhirnya terguling dan menghantam pembatas jalan tol.Polda Jawa Tengah memastikan seluruh korban kecelakaan bus PO Cahaya Trans mendapatkan penanganan medis secara maksimal dan profesional.Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan tunggal di Simpang Susun Krapyak tersebut masih dalam proses penyelidikan dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemeriksaan kondisi kendaraan, kontur dan kondisi jalan, hingga faktor pengemudi.Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Penampakan Bus Maut Kecelakaan di Tol Krapyak Semarang Akibatkan 16 Orang Meninggal

| 2026-02-04 04:25