Mentan Sebut Harga Beras di Luar Negeri Jatuh karena RI Tak Impor

2026-01-12 07:06:55
Mentan Sebut Harga Beras di Luar Negeri Jatuh karena RI Tak Impor
JAKARTA, - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, menyebut, harga beras di luar negeri jatuh gara-gara Indonesia tidak lagi mengimpor beras sepanjang 2025.Amran menyebut, ketika pemerintah masih membuka keran impor, harga beras di luar negeri yang sebelumnya mencapai 650 dollar AS per ton jatuh menjadi hanya 340 dollar AS per ton.“Hampir separuh. Kenapa? Karena Indonesia tidak impor. Jadi Indonesia membuat harga pangan dunia, negara lain murah,” kata Amran saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin .Baca juga: Indonesia Swasembada Beras, Titiek Soeharto: Coba-coba Impor Beras, Ditindak!freepik.com Ilustrasi beras. Bansos beras. Cara cek penerima bansos beras. Cek bansos Kemensos.Amran mengungkapkan selama dua tahun berturut-turut sebelum 2025, Indonesia mengimpor 7 juta ton beras dari luar negeri.Ketika pemerintah tiba-tiba menutup keran impor karena program swasembada pangan Presiden Prabowo Subianto, harga beras di kawasan jatuh.Amran lalu mengaku dirinya hingga Presiden Prabowo sempat dilobi pihak-pihak terkait untuk membuka keran impor beras. Meski demikian, pemerintah tetap berpegang pada kebijakan melarang impor beras.“Bahkan kami di-lobby untuk menerima impor dari negara tetangga, termasuk beliau menyampaikan ke Bapak Presiden,” tutur Amran.Baca juga: Mentan Amran Targetkan Produksi Beras Tahun Depan 34,77 Juta TonAmran menduga, kondisi harga beras yang jatuh itu melatarbelakangi importasi 250 ton beras ilegal melalui kawasan free trade zone (FTZ) atau perdagangan bebas di Sabang, Nanggroe Aceh Darussalam.Pihak terkait diduga berupaya mencari untung di tengah kondisi harga beras yang jatuh.“Ya tujuannya cari untung,” tutur Amran.


(prf/ega)