Relawan PNM Kembali Turun Langsung, Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Bencana

2026-01-17 03:34:02
Relawan PNM Kembali Turun Langsung, Salurkan Bantuan dan Kuatkan Korban Bencana
– Sebulan setelah banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera, dampaknya masih dirasakan oleh masyarakat. Utamanya, oleh keluarga prasejahtera yang menggantungkan penghidupan pada usaha kecil.Wilayah terdampak tersebar di Aceh Tamiang, Peureulak, Kota Langsa, Kabupaten Pidie, hingga Bireuen yang dikenal sebagai Kota Juang.Di sejumlah titik, dampak bencana masih cukup besar dan bantuan yang diterima warga relatif terbatas.Melihat kondisi tersebut, relawan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan bantuan. Para relawan menyusuri rumah-rumah warga serta mendatangi titik-titik pengungsian di wilayah terdampak.Kehadiran relawan PNM kali ini menjadi penguat di fase pemulihan. Saat perhatian publik mulai berkurang, kebutuhan masyarakat justru masih tinggi.Dalam penyaluran bantuan di posko bencana dan lokasi lainnya, relawan PNM bertemu dengan banyak nasabah PNM Mekaar yang turut terdampak.Sebelum bencana, mereka mengandalkan warung kecil dan usaha rumahan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.Banjir yang datang secara tiba-tiba merendam tempat tinggal sekaligus lokasi usaha warga. Akibatnya, peralatan rusak, stok dagangan habis, dan aktivitas usaha terhenti hingga kini.Selain menyalurkan bantuan kebutuhan sehari-hari, relawan PNM juga meluangkan waktu untuk berbincang dengan warga.Di lapangan, banyak nasabah mengaku masih kesulitan memulai kembali usaha karena keterbatasan modal dan perlengkapan.Kondisi tersebut membuat proses pemulihan berjalan lebih lambat, terutama bagi keluarga yang bergantung pada penghasilan harian.Sekretaris Perusahaan PNM L Dodot Patria Ary menyatakan bahwa pihaknya memilih untuk kembali hadir karena dampak bencana belum sepenuhnya pulih.“Sebulan setelah kejadian, kami melihat sendiri bahwa banyak masyarakat dan nasabah kami masih berjuang. Kehadiran relawan diharapkan bisa membantu meringankan beban sekaligus memberi semangat agar mereka bisa kembali bangkit,” ujarnya seperti dikutip Kompas.com dalam siaran pers pada Selasa .Dampak bencana di Aceh Tamiang dan wilayah lainnya menjadi pengingat bahwa proses pemulihan tidak berhenti ketika banjir surut.Bagi masyarakat kecil, dampak bencana dapat berlangsung dalam jangka panjang. Dalam situasi tersebut, kehadiran relawan dan perhatian yang berkelanjutan menjadi penopang penting agar warga tidak kehilangan harapan untuk melanjutkan kehidupan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#4

Hans Patuwo bukan sosok baru di lingkungan GoTo. Ia telah bekerja hampir delapan tahun di ekosistem Gojek, GoPay, dan GoTo. Ia bergabung dengan Gojek pada 2018 sebagai Chief Operating Officer, dengan fokus pada penguatan operasional dan ekosistem mitra driver.Pada 2021, Hans dipercaya memimpin unit bisnis yang kemudian berkembang menjadi GoTo Financial. Di posisi tersebut, ia mengawasi peluncuran layanan pinjaman dan pengembangan aplikasi GoPay, yang kini menjadi salah satu platform fintech terbesar di Indonesia.Baca juga: KPPU Denda TikTok Rp 15 Miliar Karena Telat Lapor Akuisisi TokopediaAwal 2024, Hans ditunjuk sebagai Chief Operating Officer GoTo dan bertanggung jawab atas strategi grup serta proyek migrasi cloud perusahaan. Perannya kembali diperluas pada Juli 2025, ketika ia dipercaya sebagai Presiden On-Demand Services.Sebelum bergabung dengan Gojek, Hans memiliki pengalaman internasional dengan bekerja di Amerika Serikat, China, dan Singapura. Ia juga pernah menjabat sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey.YouTube.com/Gojek Goto, layanan Gojek dan Tokopedia.Penunjukan CEO baru ini terjadi di tengah sorotan pasar terhadap arah strategis perusahaan hasil merger antara Gojek dan Tokopedia itu.Berdasarkan laporan Bloomberg, saham GoTo tercatat naik sekitar 20 persen sepanjang kuartal ini di Bursa Efek Indonesia, mengungguli kinerja sejumlah perusahaan ride-hailing dan pengantaran global.Kenaikan saham tersebut terjadi menjelang Rapat Umum Pemegang Saham yang menjadi momen penting bagi arah strategis perusahaan, termasuk persetujuan pengangkatan Hans Patuwo sebagai CEO baru.Meski saham GoTo menguat, valuasi perusahaan masih jauh dari masa awal IPO. Kapitalisasi pasar GoTo kini berada di bawah 5 miliar dollar AS, turun drastis dari puncaknya yang sempat menembus 30 miliar dollar AS pada 2022.

| 2026-01-17 02:24