Polisi Duga Ada Pembalakan Liar Hutan Sungai Tamiang, Siapa Pelakunya?

2026-01-12 00:24:54
Polisi Duga Ada Pembalakan Liar Hutan Sungai Tamiang, Siapa Pelakunya?
JAKARTA, - Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri menemukan dugaan adanya aktivitas pembalakan liar (illegal logging) di sekitar hulu Sungai Tamiang, Aceh."Informasi awal, di hulu Sungai Tamiang terdapat aktivitas illegal logging dan land clearing oleh masyarakat," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, dalam keterangannya, Senin .Baca juga: BERITA FOTO: Banjir Bandang Sisakan Tumpukan Kayu yang Kepung Desa-desa di Aceh TamiangSiapa pelakunya? Brigjen Irhmni menduga aktivitas penebangan liar dilakukan masyarakat.Dari hasil penyelidikan awal, polisi menemukan dugaan penebangan hutan lindung di sepanjang Sungai Tamiang.Dugaan awal menyebut mayoritas penebangan tidak berizin."Penebangan di hutan lindung sepanjang Sungai Tamiang, Aceh Tamiang mayoritas tidak berizin, dan kayu bukan jenis kayu keras," ujar dia.Baca juga: Bareskrim Periksa Saksi dan Sita 27 Kayu Gelondongan dari Banjir TapselBerdasarkan pengusutan awal, penyidik menemukan adanya aktivitas mekanisme panglong kayu."Mekanisme panglong: kayu dipotong, ditumpuk di bantaran, lalu dihanyutkan saat air naik seperti rakit," ucap dia.Selain itu, penyidik juga menemukan indikasi pemotongan kayu menjadi kecil. Hal ini mengakibatkan kayu mudah terbawa banjir."Pada pembukaan lahan, kayu besar sering dipotong kecil agar mudah terbawa saat banjir," tutur dia.Untuk mendalami lebih perinci soal kayu gelondongan yang ada di Sungai Tamiang, Bareskrim akan mengirim satu tim tambahan untuk mengusut hal ini."Proses penyidikan akan difokuskan pada kegiatan illegal logging yang terjadi di sepanjang hulu Sungai Tamiang, Aceh," tutur dia.Selain di Aceh, tim Bareskrim juga melakukan penyelidikan terkait asal-usul kayu gelondongan yang terbawa arus saat banjir di Sumatera Utara dan Sumatera Barat.Diketahui, gelondongan-gelondongan kayu di banjir Sumatera menimbulkan sorotan soal kerusakan lingkungan yang melatarbelakangi banjir besar yang memakan banyak korban di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Aparat negara pun terlibat menelusuri asal-usul kayu gelondongan yang ada di banjir Sumatera.Baca juga: Menteri LH Sebut Gelondongan Kayu Terseret Banjir Sumatera Bisa DimanfaatkanPenyelidikan yang dilakukan Dittipidter Bareskrim ini dipertegas oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai melakukan rapat tertutup dengan Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni.Sigit mengatakan, pihaknya akan mendalami dan mengusut dugaan pembalakan liar yang menyebabkan banjir di Sumatera. “Kami akan melakukan pendalaman terlebih dahulu bersama-sama dengan tim," kata Sigit, Kamis lalu.


(prf/ega)