Kata Pandji Pragiwaksono Soal Sanksi Adat Toraja, 96 Hewan serta Denda Rp 2 Miliar

2026-01-12 05:26:39
Kata Pandji Pragiwaksono Soal Sanksi Adat Toraja, 96 Hewan serta Denda Rp 2 Miliar
JAKARTA, – Komika Pandji Pragiwaksono buka suara mengenai sanksi adat dari lembaga Toraja berupa 96 ekor hewan (kerbau dan babi) serta uang Rp 2 miliar.Pandji mengatakan, pihaknya telah menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut dan menegaskan bahwa tidak ada niat untuk menyinggung siapa pun.“Jadi gini, seperti yang sudah saya sampaikan di Instagram, permohonan maaf sudah diberikan. Saya juga sadar bahwa saya ignorant dalam penulisan joke, tidak bermaksud untuk menyinggung masyarakat Toraja. Untuk itu, saya meminta maaf kepada masyarakat Toraja yang tersinggung,” kata Pandji saat ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis .Baca juga: Pandji Pragiwaksono Minta Maaf dan Siap Jalani Proses Hukum atas Lawakan yang Singgung TorajaPandji menyebut, saat ini dirinya sudah berdialog dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), khususnya dengan Sekretaris Jenderal AMAN, Rukka Sombolinggi. “Saat ini dialog sudah dilakukan dengan teman-teman di AMAN, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara. Ibu Sekjennya adalah Bu Rukka Sombolinggi,” tutur Pandji.Dalam dialog tersebut, kata Pandji, ada beberapa hal yang disampaikan. “Menurut beliau, sebenarnya kurang tepat soal diwajibkannya memberikan 96 ekor hewan dan uang sebesar itu, karena dialognya harus dilakukan bersama perwakilan dari 32 wilayah adat Toraja,” ungkap Pandji.“Jadi, kalau dialognya belum ada, sebenarnya hukumannya juga belum ada. Dan menurut Ibu Rukka serta banyak teman-teman Toraja, masyarakat Toraja sebenarnya tidak memberi hukuman. Nantinya mungkin ada sumbangan yang diberikan, tapi itu lebih kepada inisiatif baik yang ingin saya lakukan sebagai simbolisasi agar hubungan ini berjalan dengan baik,” tambah Pandji.Baca juga: Pandji Pragiwaksono Nyatakan Siap Jalani Proses Hukum Terkait Lelucon Adat TorajaPandji menegaskan, perihal ini sepenuhnya ia percayakan kepada pihak AMAN. “Saya untuk urusan adat masyarakat Toraja, saya percayakan kepada Ibu Rukka Sombolinggi dari AMAN,” ucap Pandji.Sebelumnya, Pandji telah menyampaikan permintaan maaf atas materi komedinya yang menyinggung budaya pemakaman Rambu Solo.Pandji mengakui bahwa lelucon yang dibuatnya sembilan tahun lalu itu bersifat ignorant atau abai terhadap kedalaman makna dan nilai budaya Toraja.


(prf/ega)