Larang Siswa Main Game Online, Disdikpora DIY Minta Sekolah Pasang Deteksi Jaringan

2026-01-11 15:13:54
Larang Siswa Main Game Online, Disdikpora DIY Minta Sekolah Pasang Deteksi Jaringan
YOGYAKARTA, - Kepala Dinas Pendidikan dan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Suhirman, mengaku terkejut dengan insiden yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, yang diduga berkaitan dengan bullying.Insiden itu membuat pihaknya segara melakukan evaluasi kegiatan-kegiatan di sekolah, termasuk kegiatan siswa saat sedang di luar jam belajar. Ia menegaskan, siswa dilarang bermain game online di sekolah. "Itu yang mengingatkan kami untuk mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah-sekolah untuk mencermati lebih jauh dari kegiatan siswa-siswa," ujarnya.Baca juga: Wacana Pembatasan Game Online Imbas Ledakan SMAN 72 JakartaSuhirman juga menyatakan bahwa pihaknya meminta seluruh kepala sekolah untuk berkoordinasi dengan penyedia layanan internet agar membatasi akses internet bagi siswa saat bermain game daring.Ia menegaskan bahwa anak-anak atau peserta didik dilarang bermain game daring di lingkungan sekolah."Enggak diperbolehkan, enggak diperbolehkan. Bahkan kami kemarin yang apa sekolah itu lewat teknisi atau apa itu, kalau bisa mendeteksi penggunaan internet itu yang digunakan untuk pembelajaran dan yang tidak itu kami suruh untuk mendeteksi (digunakan bermain online)," kata Suhirman.Baca juga: Prabowo Bakal Batasi Game Online Buntut Ledakan di SMAN 72 Jakarta?Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pemerintah akan mengkaji kembali pembatasan game online sebagai respons terhadap peristiwa ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta pada Jumat ."PUBG. Itu kan di situ, kita mungkin berpikirnya ada pembatasan-pembatasan ya, di situ kan jenis-jenis senjata, juga mudah sekali untuk dipelajari, lebih berbahaya lagi," ujarnya di depan kediaman Prabowo, Jakarta, Minggu malam.Prasetyo menambahkan bahwa tidak menutup kemungkinan game online memiliki dampak negatif yang dapat mempengaruhi generasi mendatang.Baca juga: Les Coding Roblox, Solusi Atasi Anak Kecanduan Gim atau Sekadar Pengalihan Sesaat?"Karena, tidak menutup kemungkinan, game online ini ada beberapa yang di situ, ada hal-hal yang kurang baik, yang mungkin itu bisa mempengaruhi generasi kita ke depan," sambungnya.Dalam kesempatan yang sama, Prsetyo juga menekankan pentingnya mengaktifkan kembali kegiatan pemuda seperti karang taruna dan Pramuka.Menurutnya, kedua kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kepedulian sosial dan menghidupkan semangat kehidupan bermasyarakat."Beliau juga tadi membahas bagaimana karang taruna harus aktif kembali, Pramuka harus aktif kembali," ujar Prasetyo.


(prf/ega)