Keluarga Pelatih Valencia Minta Identitas Korban Tak Diekspos Berlebihan, Ini Kata Polda NTT

2026-01-11 03:51:53
Keluarga Pelatih Valencia Minta Identitas Korban Tak Diekspos Berlebihan, Ini Kata Polda NTT
KUPANG, – Kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu .4 orang dari 11 penumpang dilaporkan hilang sejak kapal tersebut tenggelam yaitu pelatih Valencia B berserta 3 orang anaknya.1 jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, ditemukan nelayan pada Senin pagi.Baca juga: Kapal Wisata Tenggelam di Pulau Padar, 4 WNA Sekeluarga Asal Spanyol HilangPihak keluarga korban meminta agar identitas korban tidak dipublikasikan secara berlebihan dan privasi keluarga tetap dihormati di tengah duka mendalam yang mereka alami.Polda NTT menegaskan komitmennya untuk sepenuhnya menghormati sikap keluarga serta mengedepankan pendekatan kemanusiaan dalam penanganan tragedi tersebut.Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, mengatakan kepolisian memahami kondisi psikologis keluarga yang sedang berduka dan berharap semua pihak menunjukkan empati.“Kami memahami duka mendalam yang dirasakan keluarga korban. Karena itu, Polda NTT menghormati permintaan keluarga agar identitas korban tidak diekspos secara luas. Kami mengajak masyarakat dan media untuk bersama-sama menjaga etika dan menghormati privasi keluarga,” ujar Henry, Senin .Baca juga: Jasad Perempuan di Selat Padar Diduga Anak Pelatih Valencia, Korban KM Putri SakinahHenry menegaskan, sejak awal kejadian Polri bersama Tim SAR gabungan berfokus pada misi kemanusiaan, yakni pencarian korban serta pendampingan kepada keluarga, bukan pada sensasi atau eksposur berlebihan di ruang publik.“Keselamatan dan nilai kemanusiaan adalah prioritas utama. Operasi SAR masih berlangsung dan kami meminta semua pihak tidak menyebarkan spekulasi atau konten yang justru dapat memperdalam luka keluarga korban,” tegasnya.Ia juga menyampaikan bahwa komunikasi antara Polda NTT dan keluarga korban terus dilakukan secara intensif.Termasuk melalui koordinasi dengan Kedutaan Besar Spanyol, guna memastikan setiap perkembangan pencarian disampaikan secara jelas, akurat, dan manusiawi.“Kami berharap doa dan dukungan masyarakat terus mengalir agar proses pencarian korban yang masih hilang dapat berjalan lancar. Polri bersama seluruh unsur SAR gabungan akan terus bekerja maksimal hingga seluruh korban ditemukan,” kata Henry.Baca juga: Hari Ketiga, Tim SAR Perluas Pencarian 4 WNA Spanyol Korban Kapal Tenggelam di Pulau PadarDi akhir keterangannya, Henry mengajak publik menjadikan tragedi ini sebagai pengingat pentingnya keselamatan pelayaran sekaligus momentum untuk memperkuat solidaritas sosial.“Empati publik sangat berarti bagi keluarga korban. Mari kita jaga Labuan Bajo dan NTT sebagai wilayah yang aman serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,” pungkasnya.


(prf/ega)