Pengusiran Nenek Elina, Madas: Dilakukan Oknum, Bukan Organisasi

2026-01-12 07:19:56
Pengusiran Nenek Elina, Madas: Dilakukan Oknum, Bukan Organisasi
PAMEKASAN, - Organisasi Masyarakat Madura Asli Anak Serumpun (Madas) di Pamekasan menyatakan, pelaku pengusiran terhadap Nenek Elina Wijayanti (80) dan perobohan rumahnya di Surabaya dilakukan oleh oknum.Madas menyebut, tindakan tersebut merugikan organisasi dan merusak citra Madas, yang seharusnya bergerak di bidang sosial.Ketua Madas Serumpun Pamekasan, Abdus Samad, menyatakan penyesalannya atas kejadian tersebut."Kami menyayangkan dan itu dilakukan oleh oknum, bukan organisasi," katanya, Selasa . Baca juga: Usai Pengusiran Nenek Elina, Eri Cahyadi Ancam Bubarkan Ormas Preman di SurabayaIa menambahkan, kasus Nenek Elina yang viral di media sosial sangat merugikan organisasi, meskipun Madas terbagi menjadi tiga kelompok berbeda."Yang jelas, oknum tersebut bukan kelompok kami. Tapi tetap merugikan organisasi Madas," tegasnya.Abdus Samad mengungkapkan, Madas terimbas tindakan oknum tersebut, sehingga masyarakat awam menduga Madas sebagai pelakunya.Ia juga menjelaskan bahwa anggota Madas yang melakukan pendampingan selalu dilengkapi surat tugas dan surat kuasa, dan meyakini oknum tersebut tidak memiliki dokumen tersebut."Madas ini tidak sembarangan. Jika melakukan pendampingan harus ada surat tugas dan surat kuasa. Tanpa itu berarti oknum," ucapnya.Pihaknya berharap masyarakat dapat membedakan antara tindakan oknum dan organisasi, karena perbuatan oknum tersebut berada di luar tujuan organisasi."Kami di sini melakukan tindakan positif. Adanya perbuatan oknum bisa terimbas," katanya.Baca juga: Viral Kasus Pengusiran Nenek Elina, Madas Sudah Pecah Jadi 3 KelompokPolda Jawa Timur telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pengusiran dan perobohan rumah Nenek Elina.Keduanya adalah Samuel Ardi Kristanto dan Muhammad Yasin.Mereka diduga terlibat bersama-sama dan terang-terangan melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, sesuai dengan pelanggaran tindak pidana Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam hitungan tak sampai lima menit, Gemini langsung menyusun kolase dengan komposisi rapi, sentuhan artistik otomatis, dan kualitas gambar yang tetap tajam.Sepengalaman saya, hasil kolase buatan Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual. Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, serta tone warna konsisten dan masih bisa diubah sesuai selera.Hal ini membuat pengguna yang tidak punya kemampuan desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik dan layak dipamerkan.Berikut contoh hasil collage foto konser Raisa yang di-generate langsung dari Gemini 3 Flash Nano Banana:/ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Hasil collage concert dump Raisa dibikin pakai Gemini AI di Samsung S25 Ultra./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa./ Galuh Putri Riyanto pakai Gemini AI Gemini AI bisa menyulap foto biasa jadi foto sinematik dengan background panggung konser Raisa.9to5google Tampilan Google Gemini 3 Flash. Google rilis Gemini 3 Flash.Menurut saya, hasil kolase yang dibuat Gemini terlihat lebih “niat” dan profesional dibanding kolase manual.Transisi antar foto terasa halus, penempatan elemen visual seimbang, dan tone warna konsisten dan bisa diubah sesuai selera. Ini membuat pengguna yang tidak punya skill desain sekalipun tetap bisa menghasilkan Instagram Story yang estetik.Hasil editan yang rapi ini berkat Gemini 3 Flash yang baru saja dirilis pada pertengahan Desember lalu. Model AI penerus Gemini 2.5 Flash ini disebut memiliki performa nyaris setara Gemini 3 Pro, tetapi dengan kecepatan lebih tinggi dan biaya penggunaan yang lebih murah.Model Gemini berlabel “Flash” dirancang untuk respons cepat. Jadi tak heran, saat men-generate hasil foto collage rekap konser Raisa, pengguna bisa mendapatkan hasilnya dalam hitungan beberapa menit saja. Hasilnya pun tetap rapi.

| 2026-01-12 06:30