Bandara Ngurah Rai Bali Prediksi Layani 1,5 Juta Penumpang Selama Libur Nataru

2026-01-12 03:54:24
Bandara Ngurah Rai Bali Prediksi Layani 1,5 Juta Penumpang Selama Libur Nataru
DENPASAR,  - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai l, Bali, diprediksi akan melayani 1,5 juta penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).Dalam periode libur tersebut, lonjakan kepadatan penumpang akan terjadi pada 19 Desember 2025 dan arus balik pada 4 Januari 2026.General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengatakan bahwa pihaknya telah membentuk posko layanan terpadu untuk mengantisipasi lonjakan penumpang sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.Posko tersebut menjadi pusat koordinasi, pengawasan, serta pengendalian layanan saat terjadi kepadatan penumpang. Lalu, memitigasi kondisi cuaca hujan yang berpotensi memengaruhi kelancaran perjalanan dan keselamatan penerbangan."Berdasarkan pengalaman sebelumnya, pada periode Natal dan Tahun Baru sering terjadi lonjakan trafik. Sejak beberapa bulan terakhir, kami secara intensif berkoordinasi di internal maupun dengan semua stakeholder terkait memastikan titik-titik layanan dalam kondisi siap, baik dari sisi keandalan fasilitas, kesiapsiagaan personel, insfrastruktur, hingga prosedur." kata Syaugi, Rabu .Baca juga: 236 CCTV Terpasang Bali, Polisi Cegah Macet dan Kejahatan Selama Libur NataruDia menjelaskan, dalam periode tersebut pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 9.304 pergerakan atau rata-rata lebih dari 440 penerbangan per hari.Perkiraan peningkatan trafik penerbangan itu berdasarkan adanya pengajuan 510 tambahan jadwal penerbangan atau extra flight untuk melayani rute domestik.Sementara itu, puncak arus Natal diprediksi pada Jumat, 19 Desember 2025, dengan jumlah penumpang yang terlayani diprediksi sekitar 79.993 orang.Kemudian, puncak arus balik terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, dengan perkiraan trafik sekitar 79.481 penumpang.Prediksi lonjakan penumpang ini berdasarkan rata-rata jumlah pergerakan selama dua hari pertama operasional posko Nataru, tercatat sebanyak 125.806 penumpang atau dalam sehari rata-rata dilalui 62.903 penumpang.Baca juga: Puncak Arus Nataru di Bandara Juanda Diprediksi pada 21 Desember 2025 dan 3 Januari 2026Selanjutnya, lalu lintas pesawat diperkirakan mencapai 813 pergerakan dengan rata-rata 406 penerbangan per hari, atau melampaui rata-rata harian 391 pergerakan sepanjang Januari-November 2025.Selain membentuk posko, menurut Syaugi, pihaknya juga mengoptimalkan operasional dan layanan yang berbasis teknologi melalui sistem airport collaborative decision making (ACDM) dan sistem MOT (manajemen operasi berbasis trafik)."Sistem ini dapat memprediksi kepadatan penumpang dan memberikan rekomendasi jumlah fasilitas dan personel yang dibutuhkan, sehingga pelayanan dapat tetap terjaga" katanya.Syaugi menyebut, pihaknya juga telah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantipasi kemacetan kendaraan di jalur masuk dan keluar bandara.Di antaranya, menyiapkan pos pantau lalu lintas di beberapa titik dengan melibatkan Polres Bandara, dan TNI AU. Lalu, menyiapkan rekayasa lalu lintas, pengaturan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL), dan menyiapkan kendaraan derek."Kendaraan derek ini akan bersiaga di beberapa titik untuk melakukan penderekan apabila ada mobil mogok agar tidak menganggu arus lalu lintas," tandas Syaugi.Baca juga: Alat Peringatan Dini Banjir Dipasang di 8 Titik di Denpasar Bali, dari Pasar Badung hingga Dam Air


(prf/ega)