- Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin diklaim mengumumkan adanya dana santunan Rp 20 miliar untuk para pekerja migran.Narasi ini muncul pada awal Desember 2025 melalui sejumlah unggahan media sosial.Dalam video, terdengar Mukhtarudin menyatakan bahwa dana santunan akan diberikan kepada 100 pekerja migran Indonesia.Mereka yang ingin mendapatkan dana bantuan itu diminta mendaftar dengan menghubungi nomor WhatsApp dalam unggahan. Namun, benarkah narasi tersebut?Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, narasi itu merupakan informasi keliru atau hoaks. Tidak ada program bantuan Rp 200 miliar untuk para pekerja migran.Video dalam unggahan itu juga diketahui sebagai hasil rekayasa. Suara Mukhtarudin dalam video itu merupakan konten yang dihasilkan artificial intelligence (AI).Probabilitas suara itu dihasilkan AI mencapai 99,9 persen. Suara hasil rekayasa kemudian ditempelkan pada video yang memperlihatkan Mukhtarudin.Adapun video asli merupakan momen saat Mukhtarudin memberikan keterangan pers pada September 2025.Waspada, jangan sampai terjerat modus penipuan yang menggunakan AI generatif. Simak penjelasannya dalam infografik berikut ini:A post shared by Cek Fakta Kompascom (@cekfakta.kompascom)
(prf/ega)
INFOGRAFIK: Hoaks Dana Santunan Rp 20 Miliar untuk Pekerja Migran dari Menteri P2MI
2026-01-11 04:12:45
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:44
| 2026-01-11 03:26
| 2026-01-11 02:30
| 2026-01-11 01:54










































