Kapolsek Kemayoran Luka Berat Saat Evakuasi Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Kini Dirawat di RS

2026-02-01 12:23:54
Kapolsek Kemayoran Luka Berat Saat Evakuasi Korban Kebakaran Gedung Terra Drone, Kini Dirawat di RS
Jakarta - Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Adriansyah mengalami luka berat saat membantu proses evakuasi korban kebakaran gedung Terra Drone, Johar Baru, Jakarta Pusat. Kebakaran terjadi pada Selasa siang.Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, ada tiga petugas yang terluka saat mengevakuasi korban. Dua orang mengalami luka ringan, sementara satu lainnya dinyatakan luka berat."Yang berat adalah dari Kapolsek Kemayoran," ujar dia kepada wartawan, Selasa .AdvertisementDia mengatakan, Kapolsek Kemayoran mengalami luka pada bagian tangan saat membantu proses evakuasi para korban. Saat ini Agung masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih."Satu anggota kami, Kapolsek Kemayoran juga terluka di bagian tangan dan saat ini sedang ditangani di Rumah Sakit Islam Cempaka Putih," ucap dia.Di sisi lain, jumlah korban tewas yang dibawa ke RS Polri mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan. Proses administrasi visum dipercepat agar keluarga dapat segera membawa pulang jenazah."Dan di sana juga sudah dibuat posko untuk membantu para keluarga korban," ucap dia.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-01 10:52