Live Skor Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-2, Wigi Pratama Beri Warna Baru

2026-02-02 02:32:21
Live Skor Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-2, Wigi Pratama Beri Warna Baru
- Laga Timnas U22 Indonesia Vs Mali telah berjalan 70 menit dalam laga Uji Coba 2025, Sabtu , masuknya Wigi Pratama memberi warna baru.Duel Timnas U22 Indonesia vs Mali berlangsung di Stadion Pakansari ini menjadi momentum penting bagi Garuda Muda untuk memperbaiki performa.Pada pertandingan Timnas U22 Indonesia Vs Mali tersebut, pelatih Indra Sjafri tetap mempercayakan ban kapten kepada Ivar Jenner.Sementara Mauro Zijlstra tampil sejak menit pertama, dan belum digantikan hingga saat ini.Baca juga: Live Hasil Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-2, Samake Gandakan Keunggulan Tim TamuSejak sepak mula, Mali memaksa lini belakang Timnas U22 Indonesia bekerja keras lewat tekanan tinggi yang membuat proses build-up sering terhenti.Meski sempat mengancam lewat tembakan jarak jauh Donny Tri Pamungkas, percobaan itu belum mampu mengubah skor.Petaka hadir saat pertandingan baru memasuki menit ke-5.Lewat situasi sepak pojok, bek Mali Sekou Doucoure melompat lebih tinggi dari para pemain Garuda Muda dan mengirim sundulan keras ke gawang Cahya Supriadi.Bola meluncur deras dan membuat Timnas U22 Indonesia tertinggal 0-1.Upaya membalas dilakukan Timnas U22 Indonesia melalui serangan balik.Pada menit ke-19, Mauro Zijlstra sempat membuka peluang lewat umpan silang matang. Namun, Donny Tri Pamungkas gagal menyambar bola dengan sempurna.Baca juga: Live Skor Timnas U22 Indonesia Vs Mali 0-1, Garuda Muda Kebobolan di Menit Ke-5Memasuki menit ke-28, Ivar Jenner dan rekan-rekan mulai menurunkan tempo dan memainkan operan pendek untuk mencari celah.Umpan lambung Ivar ke arah Mauro kembali belum menemui sasaran./Pratama Yudha Suasana laga uji coba Timnas U22 Indonesia vs Mali di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu .Justru Mali yang kembali menambah gol melalui skema serangan balik cepat.Penyerang Wilson Samake melakukan aksi individu sebelum melepaskan penyelesaian yang tak mampu dihentikan Cahya Supriadi.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 12 Tahun 2025 yang mengatur Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yang ditanggung pemerintah untuk kendaraan listrik tertentu.Namun, penghentian insentif diprediksi membuat penjualan BEV pada tahun depan melambat.“Tentu itu akan merubah penjualan mobil listrik, apalagi saat ini kondisi ekonomi kita masih menantang. Penggerak roda industri otomotif kan pada middle income class,” ujar Yannes saat ditemui belum lama ini.Meski begitu, Yannes menekankan bahwa pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah.“Total segmentasi BEV kemungkinan akan melambat, tetapi pertumbuhan kelak akan digerakkan BEV rakitan lokal ya,” lanjutnya.Meski begitu, Yannes menilai pasar kendaraan elektrifikasi secara keseluruhan belum tentu melemah. Segmen hybrid electric vehicle (HEV) diperkirakan akan tumbuh, karena menawarkan kombinasi efisiensi bahan bakar tanpa kekhawatiran jarak tempuh.“Segmentasi HEV akan sangat subur, karena konsumen rasional akan memilih HEV sebagai safe haven. Efisiensi BBM ada, range anxiety nol,” ujar Yannes.Ia menambahkan, untuk menjaga momentum pertumbuhan kendaraan listrik, peran kelas menengah menjadi kunci.“PR kita pertama adalah menaikkan middle income class kita. Ekonomi tolong buktikan bisa tembus 5,4 persen tahun ini dan 6 persen di tahun depan,” kata Yannes.Baca juga: Mobil Listrik Indonesia: BYD Dominasi, Jaecoo dan Wuling Bersaing/Adityo Wisnu Mobil hybrid Rp 300 jutaan“Dan janji di 2029 tercapai, yaitu 8 persen. Itu baru kita bisa belanja dengan enak lagi,” tutupnya.Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil berbasis baterai sepanjang 2025 mencatat pertumbuhan signifikan.Dari Januari hingga November 2025, wholesales BEV telah mencapai 82.525 unit, naik 113 persen dibanding periode sama tahun lalu.Segmen PHEV juga mencatat lonjakan luar biasa, meningkat 3.217 persen menjadi 4.312 unit, sementara mobil hybrid mengalami pertumbuhan 6 persen, dari 53.986 unit pada periode sama tahun lalu menjadi 57.311 unit.

| 2026-02-02 01:51