KENDARI, - Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Ahmad Ali mempertanyakan soal apa salahnya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) memikirkan anak-anaknya ketika dirinya dituduh macam-macam usai lengser dari kursi presiden."Setelah selesai jabatannya, kemudian dituduh macam-macam. Apakah salah kalau kemudian beliau juga memikirkan putra-putranya? Apakah kemudian akan menitipkan kader-kadernya, anak-anaknya, saudara-saudaranya, kader-kadernya, di partai (lamanya)? Yang sedangkan beliau sendiri, ketika menjabat jadi Presiden, tidak pernah dihargai," ujar Ali.Hal tersebut Ali sampaikan saat memberi arahan dalam Rakorwil PSI Se-Sultra di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat .Baca juga: Ahmad Ali: PSI Bukan untuk Kepentingan Keluarga Jokowi, Kebetulan Kaesang Jadi KetumAli prihatin dengan keadaan yang dia amati bahwa di partai tempat Jokowi sebelumnya saja, Jokowi tidak dihargai."Beliau jadi Presiden tidak dihargai. Dikuyo-kuyo (disia-sia) di sana," sambungnya.Ali lantas meminta agar seluruh kader PSI tidak tinggal diam begitu kehormatan Jokowi diganggu dan dilecehkan.Dia menyebut, PSI harus berada di garda terdepan dalam membela kehormatan Jokowi."Jangan hanya mau memanfaatkan Pak Jokowi sebagai patron politik kita, tapi kemudian ketika orang menghina dia, menghajar dia, terus kita semua diam. Orang bilang Ketua Harian itu terlalu kasar. Masa bodoh. Kalau sudah menyangkut patron politik kita, menyangkut Pak Jokowi, saya tidak peduli," tegas Ali.Baca juga: Ahmad Ali Heran PSI Jual Nama Jokowi Terus tapi Tak Pernah Lolos 2 PemiluAli pun berharap ke depannya PSI bisa melahirkan Jokowi-Jokowi muda.Dia juga meminta para kader PSI meneladani Jokowi sebagai patron politik mereka, di mana anak kampung bisa menjadi presiden.
(prf/ega)
PSI: Apa Salah kalau Jokowi Memikirkan Putra-putranya?
2026-01-11 22:37:21
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:33
| 2026-01-11 22:10
| 2026-01-11 21:01
| 2026-01-11 20:54










































