Abrakadabra, City dan Guardiola Terlalu Cepat Kembali

2026-01-12 05:22:19
Abrakadabra, City dan Guardiola Terlalu Cepat Kembali
STADION Selhurst Park, London, 14 Desember 2025. Pendukung Arsenal sangat berharap Manchester City terpleset di kandang Crystal Palace itu dalam laga pekan ke-16 Liga Premier Inggris musim 2025/2026.Seandainya Palace melukai City, seperti final Piala FA musim lalu, Arsenal yang masih berada di puncak klasemen tak akan terintimidasi oleh City.Pasukan Oliver Glasner bertubi-tubi merepotkan City. Meski tak menguasai bola, Jean-Philippe Mateta dkk melakukan 14 tembakan, empat di antaranya tepat sasaran.Namun, upaya itu nihil gol. Gawang Gianluigi Donnarumma tetap perawan hingga 90 menit. Sebaliknya Erling Haaland dan Phil Foden merobek gawang Dean Henderson, masing-masing dua gol dan satu gol.Dua gol dari pemain berpaspor Norwegia itu menjadikan City gacor. Dalam 16 laga atau pekan Liga Premier Inggris, 'monster' ini telah menghimpun 17 gol.Keran gol Haaland itu membuat pesona bomber anyar Loverpool, Hugo Ekitike, yang telah melesakkan tujuh gol 'tidak kelihatan'.Sejauh ini, Haaland telah membuat 59 tembakan, kemudian shot on target hingga 34 kali serta punya kesempatan mencetak gol tertinggi, yakni 15,06.Di laga kontra Palace, sinar City kian benderang ketika Phil Foden juga melesakkan gol. Ini mempertegas fakta bahwa sentuhan magic pemain kidal produk akademi itu telah kembali.Haaland dan Foden telah mempersembahkan 24 gol untuk City. Lebih separuh dari total gol The Citizens yang telah mencapai 38 biji.Pertandingan di kandang Palace, yang disebut sebagai laga berat oleh Pep Guardiola, berbuah kemenangan telak. Ini adalah kemenangan kelima City secara beruntun di semua kompetisi setelah dibekuk Newcastle United dan Bayern Leverkusen di akhir November lalu.Alih-alih terpleset, City kian menekan pemuncak klasemen, Arsenal. Belum Natal dan setengah musim, tapi jarak City dengan The Gunners sudah tinggal dua poin.Kian menipisnya selisih poin Arsenal dengan peringkat 2, 3 dan 4 tak terelakkan menyusul hasil minor Arsenal ketika diimbangi Chelsea, 1-1, serta dibenamkan Aston Villa, 2-1.Di laga terakhir pun, tren turun tadi bisa berlanjut seandainya tim racikan Mikel Arteta itu tak diselamatkan dua gol bunuh dari Wolverhampton Wanderers.Selain Haaland dan Foden, faktor "kembalinya" City yang terlalu cepat ini didongkrak oleh kinerja Jeremy Doku di sayap kiri.Pemain Belgia ini makin beradaptasi dengan taktik Guardiola. Ia mulai matang, kuat, kreatif, dan menggigit. Doku lengket dengan bola, suka mengiris lebar lapangan dan memanjakan dengan umpan-umpan yang brilian.


(prf/ega)