Warga Ukraina Tuding Chip Buatan Amerika Jadi "Otak" Senjata Rusia

2026-01-12 05:29:49
Warga Ukraina Tuding Chip Buatan Amerika Jadi
Ringkasan: - Sejumlah warga Ukraina berbondong-bondong melayangkan gugatan ke beberapa perusahaan produsen chip kenamaan Amerika Serikat, termasuk Texas Instruments (TI).Gugatan yang diajukan lewat pengadilan di Texas ini menuduh perusahaan AS lalai melakukan pelacakan chip yang seharusnya dibatasi peredarannya.Karena kelalaian itu, chip tersebut diklaim dimanfaatkan untuk menggerakkan sistem senjata Rusia dan Iran, hingga menyebabkan kematian tak wajar pada tahun lalu.Selain TI, beberapa perusahaan chip AS lainnya yang terseret dalam gugatan ini yaitu AMD serta Intel. Menurut dokumen gugatan, ketiga perusahaan chip itu mengabaikan laporan publik, peringatan pemerintah, hingga tekanan investor, khususnya agar lebih giat melacak tujuan akhir chip-nya.Mereka juga dinilai tak serius menutup saluran distribusi gelap yang mengalihkan chip ke pihak yang terdampak sanksi di Rusia dan Iran.TI misalnya, menolak rekomendasi dewan direksi untuk memperkuat kepatuhan terhadap pembatasan ekspor, meskipun investor khawatir akan dampak finansial bila gagal dilakukan.Para penggugat mengeklaim, vendor-vendor chip itu justru mengutamakan keuntungan dengan memanfaatkan saluran berisiko tinggi, ketimbang menyelamatkan nyawa manusia.Menurut pengacara utama penggugat, Mikal Watts, para perantara yang memesan chip secara massal dan online selama ini hanya mencentang kotak pernyataan bahwa produk tersebut tidak akan dikirim ke negara yang dikenai sanksi."Ada daftar ekspor. Kami tahu persis apa yang membutuhkan lisensi dan apa yang tidak. Dan perusahaan tahu kepada siapa mereka menjual. Namun sebaliknya, mereka hanya mengandalkan kotak centang 'Saya tidak mengirim ke Putin'. Itu saja. Tidak ada penegakan hukum dan pertanggungjawaban," jelas Watts.Sementara itu, warga Ukraina menghadapi lima serangan yang diklaim menggunakan senjata yang ditenagai chip TI, AMD serta Intel. Salah satunya merupakan serangan yang dinilai paling mematikan di Kyiv, di mana rumah sakit anak terbesar Ukraina menjadi target pada Juli 2024. Beberapa warga sipil yang menggugat kasus ini yaitu mereka yang selamat dari serangan itu, khususnya setelah pulih dari luka parah. Beberapa lainnya merupakan orang selamat tetapi kehilangan orang yang mereka cintai hingga mengalami trauma.Gugatan itu menyebutkan bahwa Rusia tidak akan mampu mencapai target mereka tanpa chip yang dipasok dari AS. Chip dari perusahaan AS itu konon dipakai sebagai otak dari sistem senjata, termasuk drone, rudal tanpa awak, hingga rudal balistik."Chip ibarat kemudi mobil. Tanpanya, rudal dan drone tidak ada artinya," ujar Watts.Dok. Intelijen Pertahanan Ukraina via CNN Komponen yang ditemukan dalam Rudal Iskander 9M727 Rusia yang menghantam gedung pemerintah Ukraina di Kyiv pada Minggu berasal dari AS dan Eropa.


(prf/ega)