1 Korban Tewas Kebakaran Kantor Terra Drone Merupakan Mahasiswa Magang

2026-01-12 17:10:21
1 Korban Tewas Kebakaran Kantor Terra Drone Merupakan Mahasiswa Magang
JAKARTA, - Seorang mahasiswa bernama Atinia Isnaini Rashidah (18) turut menjadi korban tewas dalam kebakaran kantor PT Terra Drone, di Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Cempaka Baru, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.Kakak korban, Rofi, mengatakan, adiknya tengah menjalani program magang dari kampusnya."Masih magang, sekitar dua bulan lalu," ucap Rofi kakak Atinia di Forensik RS Polri Kramat Jati, Rabu .Baca juga: Tangis Keluarga Pecah Saat Terima Jenazah Korban Kebakaran Terra DroneRofi mengatakan, sampai saat ini keluarga belum mendapatkan penjelasan dari pihak perusahaan terkait peristiwa yang menimpa Atinia."Masih belum tahu ya, di sananya juga kan lagi chaos juga. Belum ada informasi lebih lanjut. Kita belum sempat hubungan juga lagi, lagi ngurusin ini semua dulu (pemulangan)," jelas Rofi.Ia menuturkan, komunikasi terakhir orangtua dengan Atinia terjadi sekitar pukul 12.00 WIB, sebelum peristiwa kebakaran."Kemarin sempat ada kabar dari jam 12 siang. Terus pas jam 19.00, orangtua saya bingung (enggak ada kabar) googling tiba-tiba tempatnya ternyata terbakar. Jadi kita langsung ke Terra Drone, cek lokasi. Terus habis itu ternyata dialihin ke sini," tuturnya.Sebelumnya, kebakaran terjadi di Gedung Kantor Terra Drone, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Selasa kemarin.Baca juga: Pramono Ungkap Alasan Pemprov DKI Tanggung Biaya Korban Kebakaran Gedung Terra DroneDinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Jakarta menyebut, kebakaran di Gedung Terra Drone mulai diketahui sejak pukul 12.43 WIB.Tim damkar kemudian meluncur ke lokasi kejadian dan mulai melakukan pemadaman pada pukul 12.50 WIB.Lalu sekitar pukul 14.10 WIB, tim damkar telah berhasil memadamkan api dan melakukan pendinginan di lokasi kejadian.Polres Metro Jakarta Pusat pada pukul 17.00 WIB mengonfirmasi jumlah korban meninggal sebanyak 22 orang."Terdiri dari tujuh orang laki-laki dan 15 orang perempuan. Untuk 22 korban sudah dibawa ke RS Polri," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro di lokasi, Selasa.Menurut dia, para korban meninggal rata-rata disebabkan kekurangan oksigen sehingga menyebabkan lemas dan berujung kepada kematian.Baca juga: Gedung Terra Drone Punya IMB dan SLF tapi Tak Penuhi Standar Keselamatan"Asap naik ke lantai 2, 3, dan sebagainya, oksigen juga kurang, sehingga banyak yang meninggal karena lemas di atas," kata Susatyo.Seluruh korban meninggal dibawa ke RS Polri Kramatjati untuk diidentifikasi.


(prf/ega)