Suami Meninggal Mendadak, Siti Aisyah Berjuang di Kios Bambu demi 5 Anaknya

2026-01-12 17:35:13
Suami Meninggal Mendadak, Siti Aisyah Berjuang di Kios Bambu demi 5 Anaknya
DOMPU, - Suara alu terdengar samar dari halaman rumah Siti Aisyah, warga Dusun Selaparang Timur, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).Perempuan berusia 39 tahun itu rupanya tengah sibuk mengolah bumbu dapur, dan menyuwir ikan tongkol untuk makan siang.Ditemani tiga buah hatinya yang masih kecil, Siti -sapaan akrab ibu lima anak ini, tampak terkejut saat ditemui Kompas.com, Minggu .Di rumah berukuran sekitar 4x6 itu, Siti berjuang sebagai ibu sekaligus tulang punggung bagi keluarganya.Suaminya, Agusalim meninggal dunia pada 13 Januari 2025, akibat serangan jantung saat sibuk mengangkut sampah dari rumah-rumah warga desa.Semenjak kepergian mendiang suaminya, keseharian Siti pun berubah dari seorang ibu rumah tangga saja, menjadi tulang punggung bagi kelima anaknya.Baca juga: Kisah Atika Suneth, Ibu Tunggal Pedagang Ubi yang Sukses Antarkan 3 Anaknya Raih Gelar SarjanaMusibah yang menimpa keluarganya, membuatnya tak lagi berani bermimpi, apalagi menaruh cita-cita besar bagi anak-anaknya.Anak-anak bisa tetap makan setiap hari, bagi dia sudah lebih dari cukup, meski terkadang dengan menu seadanya."Saya tidak ingin punya cita-cita banyak, terpenting sekarang anak-anak bisa tetap makan setiap hari," cetus Siti.Rumah yang ditempatinya sekarang adalah hasil jerih payahnya bersama sang suami semasa hidup.Terdapat satu kamar tidur dan satu ruang tamu, selebihnya bangunan dapur dari tempelan papan kayu.Tak ada televisi atau perabotan berharga, di ruang tamu hanya berdiri satu kulkas bekas yang dibelinya dari warga sekitar seharga Rp 300 ribu.Baca juga: Kisah Ma Ina, Ibu Penjual Gorengan di Gorontalo yang Sukses Antarkan Anak jadi SarjanaSementara pada dinding ruangan itu terpajang beberapa bingkai berisi foto sang suami dan anak-anaknya.Di rumah ini, Siti kini tinggal bersama empat orang putrinya. Ada Suci putri kedua yang kini duduk di bangku kelas I Madrasah Aliyah.Lalu, Aisyah, putri ketiganya duduk di bangku kelas I SMP, kemudian Gina putri keempat yang baru menginjak bangku Kelas V SD. Putri terakhirnya bernama Madina, Desember tahun ini telah genap berusia dua tahun.


(prf/ega)