Kenapa Dosen Untag Semarang yang Meninggal di Hotel Satu KK dengan Polisi AKBP?

2026-02-01 23:37:31
Kenapa Dosen Untag Semarang yang Meninggal di Hotel Satu KK dengan Polisi AKBP?
SEMARANG, – Terungkap fakta mengejutkan soal kematian dosen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang berinisial DLL (35) yang ditemukan tewasKorban ternyata satu kartu keluarga (KK) dengan polisi berinisial AKBP B.DLL ditemukan meninggal di Jalan Telaga Bodas Raya Nomor 11 Karangrejo, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang, pada Senin pukul 05.30 WIB. Korban ditemukan dalam kondisi tergeletak tanpa busana di lantai kamar kostel.Sebelumnya, Kapolsek Gajahmungkur AKP Nasoir menyatakan, korban sempat bermalam bersama seorang laki-laki.“Inisialnya D, usia 35 tahun. Dia berdua dengan seseorang. Mereka satu kamar, sama laki-laki,” ujar Nasoir, Selasa .Baca juga: AKBP Basuki Dipatsus 20 Hari, Diduga Terlibat Satu KK dengan Dosen Untag Semarang yang Tewas di HotelDLL merupakan tenaga pendidik yang mengajar hukum pidana di Untag Semarang.Kerabat korban, Tiwi, menyebutkan, korban dikenal pendiam dan telah merantau di Semarang sekitar empat tahun, setelah orangtuanya meninggal."Korban masih sendiri (lajang), ia kuliah hingga jadi dosen tetap di Untag belum lama, sekitar 2021 atau 2022," kata Tiwi.Selama tinggal di Semarang, korban memiliki kamar kos sendiri yang berlokasi dekat kostel tempat ia ditemukan meninggal.Tiwi mengungkapkan, korban sering keluar masuk kostel tersebut belakangan ini. "Ya, kabarnya korban sering keluar masuk kostel itu akhir-akhir ini," ujar Tiwi.Tiwi menambahkan, korban tidak memiliki riwayat penyakit serius. "Korban dari dulu kelihatan sehat tidak ada tanda-tanda sakit tertentu," tambahnya.Fakta mengejutkan terungkap setelah kematian korban: DLL dan saksi AKBP B tercatat dalam satu KK.Menurut Tiwi, korban dimasukkan sebagai anggota keluarga AKBP B agar dapat pindah KTP ke Semarang."Iya korban satu KK dengan saksi pertama (AKBP B), katanya sebagai saudara. Kecurigaan ini muncul ketika adik saya menanyakan alamat korban dengan saksi pertama kok sama, ternyata mereka satu KK, korban dimasukkan ke KK sebagai saudara," ungkap Tiwi.Keluarga korban mempertanyakan mengapa AKBP B tidak hadir saat jenazah korban hendak diotopsi, padahal disebut sebagai anggota keluarga.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Angkringan Balap Paseban viral karena keragaman menu dan suasananya yang selalu ramai.Menu andalan berupa nasi kucing dengan pilihan lauk seperti tempe, sambal usus, sambal teri, hingga ayam geprek menjadi favorit pengunjung.Harga yang ditawarkan relatif terjangkau, berkisar Rp 3.000 hingga Rp 4.000 per item. Angkringan ini buka mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB.Tingginya minat pengunjung membuat antrean kerap terbentuk bahkan sebelum jam buka. Datang lebih awal menjadi strategi utama untuk mendapatkan tempat duduk dan pilihan menu yang masih lengkap.Mangut Lele Mbah Marto menjadi representasi kuliner tradisional Yogyakarta yang bertahan di tengah tren kekinian.Warung ini dikenal dengan konsep pawon atau dapur tradisional yang bisa disaksikan langsung oleh pengunjung.Kompas.com/Silvita Agmasari Mangut lele yang dijual di warung Mbah Marto, Bantul, Yogyakarta.Lele yang digunakan tidak digoreng, melainkan diasap terlebih dahulu dengan tusukan pelepah daun kelapa sebelum dimasak menjadi mangut.Metode pengasapan ini menghasilkan aroma khas dengan cita rasa manis dan gurih yang kuat. Mangut lele disajikan dengan kuah santan pedas yang menjadi ciri khas masakan tradisional Jawa.Baca juga: Itinerary Kulineran Serba Legendaris di Yogyakarta Bujet Rp 150.000Mangut Lele Mbah Marto berlokasi di Jalan Sewon Indah, Ngireng-ireng, Panggungharjo, Sewon, Bantul.Warung ini buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00 WIB. Harga mangut lele dibanderol sekitar Rp 25.000 per porsi. Karena peminatnya tinggi, pengunjung disarankan datang lebih awal agar tidak kehabisan.Bagi pencinta kuliner pagi, Sate Koyor Yu Ira menjadi tujuan wajib. Warung sederhana ini telah dikenal sejak puluhan tahun lalu dan berlokasi di kawasan Pasar Ngasem, pusat aktivitas warga sejak dini hari.Tribun Jogja/Hamim Thohari Sate koyorMenu andalannya adalah sate koyor, bagian urat sapi yang diolah hingga empuk dan kaya rasa.Harga sate koyor dibanderol mulai Rp 10.000, menjadikannya pilihan terjangkau bagi pengunjung pasar maupun wisatawan.Warung Yu Ira buka mulai pukul 05.00 hingga 15.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pagi hari, seiring aktivitas pasar yang padat.Datang sebelum pukul 09.00 WIB menjadi waktu ideal untuk menikmati menu favorit tanpa harus menunggu lama.

| 2026-02-01 22:57