Media Kanada Ungkap Detail Kontrak John Herdman di Timnas Indonesia

2026-02-02 12:32:55
Media Kanada Ungkap Detail Kontrak John Herdman di Timnas Indonesia
- Mantan pelatih Timnas Kanada, John Herdman dikabarkan selangkah lagi menjadi pelatih kepala Timnas Indonesia yang baru.Media asal Kanada, Waking The Red dalam laporannya mengatakan jika John Herdman memiliki pertimbangan khusus sebelum memutuskan untuk menerima tawaran PSSI.Dalam artikelnya, Waking The Red mengatakan jika uang dan waktu yang tepat menjadi alasan di balik keputusan John Herdman kembali melatih tim nasional.Baca juga: Sorotan Media Vietnam soal 2 Alasan PSSI Tunjuk John Herdman Latih Timnas Indonesia"Uang dan waktu yang tepat tampaknya memainkan peran besar dalam kembalinya John Herdman ke manajemen internasional," tulis Waking The Red.Sebelumnya, Herdman masuk ke dalam daftar kandidat pelatih Jamaika usai Steve McClaren memutuskan mundur dari jabatannya.Selain itu, Honduras juga disebut tertarik untuk membawa eks pelatih Toronto FC itu menjadi bagian dari tim nasional mereka.Meski begitu, Herdman akhirnya memilih Indonesia karena menganggap tawaran yang diberikan lebih menarik baginya.Baca juga: Terungkap! Kiper Timnas Indonesia Maarten Paes Pernah Bertemu John HerdmanPelatih berusia 50 tahun itu diproyeksikan untuk menggantikan posisi Patrick Kluivert yang resmi diputus kontraknya oleh PSSI pada Oktober lalu.Jurnalis asal Kanada, Ben Steiner melalui unggahan di media sosial X juga mengatakan jika Herdman dan PSSI juga telah menyepakati gaji yang akan diterima.John Herdman akan menerima gaji sebesar USD 40 ribu atau setara Rp670,8 juta sebulan.Baca juga: Strategi PSSI Bawa John Herdman ke Timnas Indonesia Bikin Publik Honduras Tantrum Pelatih yang pernah membawa Timnas Putri Kanada meraih perunggu Olimpiade 2012 dan 2016 itu akan mulai bertugas sebagai pelatih skuad Garuda mulai 2026 mendatang."Menurut laporan, John Herdman telah diangkat sebagai pelatih kepala tim nasional putra Indonesia, dan dilaporkan akan menerima gaji sebesar USD 40.000 per bulan, dengan peran tersebut dimulai pada tahun 2026," tulis Ben Steiner.John Herdman has been hired as the head coach of the Indonesian men's national team, according to reports, and will reportedly earn USD $40,000 per month, with the role starting in 2026. The 2027 Asian Cup is the focus for the program. https://t.co/gN2MYTnAASWaking The Red menambahkan jika John Herdman akan diberi kontrak 2+2 tahun atau memulai masa jabatannya selama dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga 2030."kesepakatan tersebut adalah kontrak dua plus dua tahun, memberikan Herdman masa jabatan awal dua tahun dengan opsi perpanjangan hingga tahun 2030," tulis Waking The Red.Setidaknya, ia diharapkan bisa bertanggung jawab hingga akhir masa jabatan presiden PSSI Erick Thohir hingga tahun 2027.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#2

YouTube menyediakan laman Family Center untuk membantu orangtua memantau penggunaan YouTube akun anak-anak mereka. Di laman itu, terdapat pilihan untuk menambahkan profil YouTube Kids dan akun YouTube anak remaja mereka, sebagai akun yang diawasi.Laman Family Center sering digunakan oleh orangtua dengan anak berusia di bawah 18 tahun. Di laman ini, ada pengingat Take a Break dan Bedtime yang sudah aktif secara otomatis untuk pengguna berusia di bawah 18 tahun.Pengingat Take a Break adalah notifikasi yang mengingatkan pengguna untuk beristirahat sejenak dari melihat layar HP, sedangkan Bedtime adalah notifikasi yang mengingatkan anak bahwa waktu tidur mereka akan tiba dan mereka harus bersiap-siap untuk beristirahat.Sebagai pelengkap dua hal tersebut, pada akhir tahun ini, YouTube berencana untuk memperluas fitur Shorts Daily Time Limit pada orangtua.Ayah dan ibu yang menggunakan akun yang memiliki akun yang akan diawasi, bisa secara proaktif menetapkan batas durasi menjelajah feed YouTube Shorts yang tidak bisa diabaikan.Ini merupakan tambahan dari hal lain yang sudah kami miliki yaitu pengingat 'Taking a Break' dan 'Bedtime', tutur Graham.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Main HP Sebelum Tidur, Ini Dampaknya Dok. Freepik/Freepik Orangtua bisa gunakan fitur Shorts Daily Time Limit agar anak tidak lupa waktu menonton YouTube Shorts. Terkait fitur pembatasan durasi menjelajah feed YouTube Shorts, Graham mengatakan, hal ini bisa membantu anak memahami regulasi waktu penggunaan platform digital mereka.Jadi, ketika anak-anak scrolling Shorts, aplikasi akan 'menyundul' mereka (memberi notifikasi), yaitu intervensi kecil yang menurut pakar perkembangan anak penting dalam pengaturan diri anak-anak, tutur dia.Anak-anak tetap diizinkan untuk memegang kendali akan akun YouTube untuk mengakses feed YouTube Shorts, tapi mereka tidak akan lupa waktu seperti sebelumnya.Melalui fitur Shorts Daily Time Limit yang sudah diatur oleh orangtua, anak jadi paham bahwa mereka hanya boleh mengakses YouTube Shorts berapa lama, sehingga lambat laun sudah terbiasa dan dengan sendirinya bisa mengatur waktu mereka di YouTube.Baca juga: Jangan Biasakan Anak Makan Sambil Main HP, Ini Kata Psikolog

| 2026-02-02 11:59