Kata Kepala BGN Usai Prabowo Tunjuk Nanik Deyang Jadi Ketua Pelaksana Tim Koordinasi MBG

2026-01-14 02:40:56
Kata Kepala BGN Usai Prabowo Tunjuk Nanik Deyang Jadi Ketua Pelaksana Tim Koordinasi MBG
JAKARTA, - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana angkat bicara usai Presiden Prabowo Subianto menunjuk Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menjadi Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggara Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Dadan menyampaikan, Kepala BGN bertugas menyelenggarakan program MBG.Namun, program MBG ini perlu melibatkan kementerian lain, sehingga dibutuhkan tim koordinasi."Kalau Kepala Badan Gizi Nasional bertugas menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis. Nah, untuk program Makan Bergizi Gratis ini kan melibatkan berbagai kementerian lain, instansi lain, lembaga lain untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis. Dan dibutuhkan Ketua Tim Koordinasi, yaitu Menko Pangan, dan ada Ketua Harian-nya, yaitu Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Ibu Nanik Deyang," ujar Dadan di Istana, Jakarta, Rabu .Baca juga: Pedenya BGN Capai Target 82,9 Juta Penerima MBG di Akhir 2025Maka dari itu, Dadan menekankan, Kepala BGN dan Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi MBG berbeda.Keduanya sama-sama memiliki kewajiban melapor langsung ke Presiden."Ya kalau Tim Koordinasi laporannya ke Presiden. Kepala Badan Gizi juga laporannya ke Presiden sama. Ya, jadi beda, ada Tim Koordinasi untuk program MBG dengan Kepala Badan Gizi Nasional," jelasnya.Meski begitu, kata Dadan, Nanik juga tetap menjabat Wakil Kepala BGN.Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menetapkan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang sebagai Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).Baca juga: Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Jadi Ketua Pelaksana Harian Tim Koordinasi MBGPenetapan itu tertuang dalam Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Tim Koordinasi Penyelenggaraan Program MBG."Penunjukan ini merupakan mandat penting yang menegaskan komitmen penuh BGN untuk memastikan setiap porsi makanan memenuhi standar gizi terbaik, terkoordinasi secara efektif, dan berjalan tanpa hambatan di seluruh daerah,” kata Nanik dalam keterangan resmi, Rabu .Nantinya, Nanik akan memimpin pelaksanaan tugas harian Tim Koordinasi serta menyelenggarakan rapat rutin minimal dua kali sebulan, atau sewaktu-waktu bila diperlukan, sebagai bahan laporan Ketua Tim Koordinasi kepada Presiden.Nanik akan didampingi Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Bidang Pangan sebagai Wakil Ketua Pelaksana Harian.Keputusan ini didasari oleh pertimbangan akan pentingnya peningkatan pemenuhan gizi dan ketahanan pangan, peningkatan kualitas pendidikan, serta penguatan ekonomi lokal.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-01-14 02:29